Analisis Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Kualitas Sambungan Las SMAW pada Material ASTM A36 Berdasarkan Uji Kekerasan dan Struktur Mikro

dc.contributor.advisorUlfah Nurul
dc.contributor.authorPrasetya Chandra Farid
dc.date.accessioned2026-08-31T06:45:30Z
dc.date.issued2026-07-14
dc.description1. Aeticle 2. Lembar Pengesahan 3. Borang Pulikasi Repository
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu preheat terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro sambungan las baja karbon ASTM A36 pada proses pengelasan SMAW. Variasi suhu preheat yang digunakan adalah non-preheat, 50°C, 100°C, dan 150°C. Pengujian kekerasan dilakukan dengan metode Vickers hardness test menggunakan beban 5 kgf pada tiga daerah pengujian, yaitu weld metal, heat affected zone (HAZ), dan base metal, sedangkan pengamatan struktur mikro dilakukan untuk mengidentifikasi fasa yang terbentuk pada sambungan las. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekerasan rata-rata tertinggi pada daerah weld metal diperoleh pada kondisi non-preheat sebesar 191,0 HV, sedangkan nilai terendah diperoleh pada suhu preheat 150°C sebesar 155,2 HV. Pada daerah HAZ, nilai kekerasan rata-rata meningkat dari 142,4 HV pada kondisi non-preheat menjadi 163,7 HV pada suhu preheat 100°C, kemudian menurun menjadi 151,7 HV pada suhu preheat 150°C. Sementara itu, pada daerah base metal nilai kekerasan rata-rata tertinggi diperoleh pada suhu preheat 100°C sebesar 135,7 HV dan terendah pada kondisi non-preheat sebesar 133,8 HV, sehingga perubahan nilai kekerasan pada daerah ini relatif kecil dibandingkan daerah weld metal dan HAZ. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa sambungan las didominasi oleh fasa ferit dan perlit. Variasi suhu preheat mempengaruhi ukuran dan penyebaran butir, dimana peningkatan suhu preheat cenderung memperbesar butir ferit–perlit akibat laju pendinginan yang lebih lambat, terutama pada suhu 150°C, sehingga nilai kekerasan menurun pada beberapa daerah pengujian. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa suhu preheat berpengaruh terhadap distribusi kekerasan dan struktur mikro sambungan las, dimana suhu preheat 100°C memberikan nilai kekerasan tertinggi pada daerah HAZ dan base metal, sedangkan kondisi non-preheat menghasilkan nilai kekerasan tertinggi pada daerah weld metal.
dc.identifier.citationAPA
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI36303#Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi
dc.identifier.nidnNIDN0008059206
dc.identifier.nimNIM4422211011
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/6712
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectPreheat
dc.subjectSMAW
dc.subjectASTM A36
dc.subjectVickers hardness test
dc.subjectstruktur mikro
dc.subjectkekerasan
dc.titleAnalisis Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Kualitas Sambungan Las SMAW pada Material ASTM A36 Berdasarkan Uji Kekerasan dan Struktur Mikro
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Naskah_Farid Chandra Prasetya_4422211011.pdf
Size:
7.8 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4422211011_Farid Chandra Prasetya_Lembar Pengesahan TA.pdf
Size:
289.01 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4422211011_Farid Chandra Prasetya_Borang Pulikasi Repository.pdf
Size:
466.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: