Pengaruh Fraud Hexagon Theory terhadap Indikasi Fraudulent Financial Reporting

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
6Viewes
0Downloaded
6Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Anjani, Auliya Dwi

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Tujuan pelaksanan studi ini ingin menganalisa pengaruh Financial Stability, Nature of Industry, Change in Auditor, Change in Director, Frequent Number of Ceo's Picture, dan Audit Fee pada Fraudulent Financial Reporting berdasarkan Fraud Hexagon Theory. Peneliti menerapkan pendekatan kuantitatif dengan mengandalkan laporan sekunder dari laporan keuangan serta tahunan perusahaan. Sampelnya mencakup 17 perusahaan ada dalam Indeks IDX BUMN20 periode 2021-2025 dengan jumlah 85 observasi. Analisa datanya menggunakan EViews 13 melalui regresi data panel, dengan model estimasi Common Effect Model. Hasilnya membuktikan jika Financial Stability serta Nature of Industry berpengaruh signifikan pada Fraudulent Financial Reporting. Kemudian faktor selain keduanya yang dibahas dalam studi ini tidak berpengaruh pada Fraudulent Financial Reporting. Hasilnya memperkuat bukti empiris terkait penerapan Fraud Hexagon Theory untuk menerangkan sebagian faktor yang memengaruhi Fraudulent Financial Reporting pada perusahaan yang dalam Indeks IDX BUMN20 di Indonesia serta memberikan masukan bagi perusahaan, investor, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan upaya pencegahan dan pengawasan terhadap risiko Fraudulent Financial Reporting.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By