PENGARUH TARIF ANGKUTAN DAN KONEKTIVITAS TERHADAP EKSPOR DAN IMPOR DI ASEAN-9 PERIODE 2016–2021

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
16Viewes
0Downloaded
16Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Tobiona, Luis Diego Ama Linong

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan tarif angkutan laut dan konektivitas pelayaran dengan ekspor serta impor merchandise di sembilan negara ASEAN pada periode 2016–2021, sekaligus menguji Liner Shipping Connectivity Index (LSCI) sebagai variabel moderasi. Data sekunder berbentuk panel seimbang sebanyak 54 observasi diperoleh dari World Bank dan UNCTAD, kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Periode 2016–2021 dipilih karena merupakan irisan data yang dapat dipadankan secara konsisten pada seluruh negara dan variabel penelitian; periode tersebut juga mencakup empat tahun sebelum pandemi COVID-19 (2016–2019) dan dua tahun ketika gangguan pandemi berlangsung (2020–2021). Hasil menunjukkan bahwa tarif angkutan berasosiasi negatif dan signifikan dengan ekspor dan impor pada model dasar. Setelah LSCI dimasukkan, hubungan tarif dengan ekspor tidak lagi signifikan pada taraf 5 persen (p = 0,0513), sedangkan hubungan dengan impor tetap negatif dan signifikan (p = 0,0457). LSCI berasosiasi positif dan signifikan dengan ekspor serta impor, tetapi interaksi tarif angkutan dan LSCI tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konektivitas pelayaran lebih konsisten berperan sebagai prediktor langsung perdagangan daripada sebagai moderator.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By