KOMPARASI NILAI BEBAN PENDINGIN PADA RUANG SWITCHGEAR SUBSTATION BERDASARKAN PERBEDAAN PENDEKATAN NUMERIK (STUDI KASUS DI LNG X)
| dc.contributor.advisor | Prasetyo, Naufal Abdurrahman | |
| dc.contributor.advisor | Adriani, Siti | |
| dc.contributor.author | Syaifullah, Masyudul Haq | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-21T07:01:55Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-05 | |
| dc.description.abstract | Sistem tata udara (Heating, Ventilation, and Air Conditioning / HVAC) memegang peranan strategis dalam menjaga kestabilan kondisi termal serta menjamin keandalan operasional peralatan listrik, terutama pada fasilitas industri berskala besar seperti Liquefied Natural Gas (LNG). Di dalam fasilitas LNG, ruang Switchgear Substation merupakan salah satu area yang bersifat kritis karena berfungsi sebagai pusat distribusi daya dan beroperasi secara terus-menerus dengan kontribusi beban panas internal yang signifikan. Ketidakakuratan dalam menentukan besaran beban pendinginan pada ruang tersebut berpotensi menimbulkan ketidakefisienan penggunaan energi, penurunan performa peralatan, serta meningkatnya risiko kegagalan sistem. Oleh sebab itu, penentuan beban pendinginan yang presisi menjadi tahapan yang sangat penting dalam proses perancangan sistem HVAC. Penelitian ini mengkaji dan membandingkan perhitungan beban pendinginan ruang Switchgear Substation pada fasilitas LNG menggunakan dua pendekatan, yaitu metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD) dan simulasi perangkat lunak Carrier Hourly Analysis Program (HAP) 5.11. Perhitungan dilakukan berdasarkan parameter termal bangunan, data iklim lokal, serta beban internal dari peralatan listrik dan pencahayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CLTD menghasilkan beban pendinginan sebesar 51,956 kW, sedangkan simulasi HAP menghasilkan 48,634 kW, dengan selisih 6,40% yang masih berada dalam batas toleransi desain sistem HVAC. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pendekatan CLTD yang bersifat steady-state dengan asumsi kondisi puncak tetap, sedangkan HAP menggunakan simulasi dinamis berbasis data per jam yang mempertimbangkan variasi suhu, radiasi matahari, dan beban internal. Dalam konteks perancangan, metode CLTD dapat digunakan sebagai alat estimasi dan validasi awal, sementara HAP lebih sesuai untuk desain detail dan analisis efisiensi energi pada proyek berskala besar. | |
| dc.identifier.citation | IEEE | |
| dc.identifier.kodeprodi | KODEPRODI36401#Teknik Perencanaan dan Konstruksi Kapal | |
| dc.identifier.nidn | NIDN0012118802 | |
| dc.identifier.nidn | NIDN3336770671230323 | |
| dc.identifier.nim | NIM4412531003 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5587 | |
| dc.publisher | Politeknik Negeri Batam | |
| dc.subject | HVAC | |
| dc.subject | Beban pendinginan | |
| dc.subject | CLTD | |
| dc.subject | Carrier HAP 5.11 | |
| dc.subject | Ruang Switchgear | |
| dc.subject | Efisiensi energi | |
| dc.title | KOMPARASI NILAI BEBAN PENDINGIN PADA RUANG SWITCHGEAR SUBSTATION BERDASARKAN PERBEDAAN PENDEKATAN NUMERIK (STUDI KASUS DI LNG X) | |
| dc.type | Article |
Files
Original bundle
1 - 3 of 3
Loading...
- Name:
- 4412531003_Artikel.pdf
- Size:
- 449.66 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- Borang_Publikasi.pdf
- Size:
- 149.93 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- Lembar_Pengesahan.pdf
- Size:
- 256.77 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description:
