19Viewes
Analisis Pengurangan Diameter dan Kekuatan Rantai Jangkar pada Kapal Tugboat 19 m Berdasarkan Equipment Number dengan Tinjauan Laju Korosi
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
19Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Herwina, Putri Suci
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Rantai jangkar pada kapal mengalami pengurangan diameter selama masa operasional yang dapat memengaruhi kondisi dan kekuatan mekaniknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengurangan diameter rantai jangkar, mengevaluasi kesesuaiannya berdasarkan Equipment Number (EN) sesuai Peraturan BKI, serta mengevaluasi respons mekanik rantai menggunakan metode Finite Element Method (FEM) melalui SolidWorks Simulation. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data ukuran utama kapal, mill certificate, serta hasil pengukuran diameter rantai pada Annual Survey tahun 2024 dan Special Survey tahun 2026. Analisis meliputi perhitungan Equipment Number, pengurangan diameter, estimasi laju korosi berdasarkan perubahan diameter sebagai parameter pendukung, serta simulasi FEM menggunakan model lima mata rantai dengan kondisi diameter aktual pada pembebanan 75 kN dan 112 kN. Hasil penelitian menunjukkan nilai Equipment Number sebesar 110,55 dengan diameter nominal rantai 19 mm sesuai mill certificate. Persentase pengurangan diameter sebesar 5,14% pada rantai kanan dan 5,84% pada rantai kiri masih berada di bawah batas maksimum 12% sesuai persyaratan BKI. Estimasi laju korosi sebagai parameter pendukung diperoleh sebesar 0,363 mm/tahun pada rantai kanan dan 0,470 mm/tahun pada rantai kiri. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan pembebanan menyebabkan peningkatan nilai Von Mises Stress, Equivalent Strain, dan Resultant Displacement, serta penurunan nilai Factor of Safety (FoS). Nilai Factor of Safety minimum kurang dari 1 pada kedua variasi pembebanan menunjukkan adanya titik kritis pada model. Berdasarkan hasil tersebut, rantai jangkar masih memenuhi persyaratan BKI berdasarkan kriteria pengurangan diameter, namun pemeriksaan dan pemantauan kondisi rantai secara berkala tetap diperlukan.
Description
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengurangan diameter rantai jangkar pada kapal tugboat 19 m berdasarkan Equipment Number (EN) sesuai dengan Peraturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan kekuatan rantai jangkar berdasarkan hasil pengukuran diameter aktual serta menganalisis respons mekanik menggunakan metode Finite Element Method (FEM) melalui SolidWorks Simulation. Analisis dilakukan dengan menggunakan data ukuran utama kapal, mill certificate, hasil pengukuran diameter rantai pada Annual Survey tahun 2024 dan Special Survey tahun 2026, serta simulasi pembebanan sebesar 75 kN dan 112 kN. Hasil penelitian menunjukkan pengurangan diameter sebesar 5,14% pada rantai kanan dan 5,84% pada rantai kiri, yang masih berada di bawah batas maksimum 12% sesuai persyaratan BKI.
Citation
IEEE
