Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Kelembapan Permukaan Di Pulau Batam

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Sianipar, Maria Yohana
Sari, Luthfiya Ratna

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Perubahan tutupan lahan adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi lingkungan, termasuk kelembapan permukaan. Pulau Batam sebagai kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi mengalami perkembangan wilayah yang pesat sehingga berpotensi menyebabkan perubahan tutupan lahan dan kelembapan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tutupan lahan, menghitung nilai kelembapan permukaan, dan pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap kelembapan permukaan di Pulau Batam pada tahun 2015, 2020, dan 2025. Penelitian dilakukan menggunakan citra Landsat 8 tahun 2015 dan 2020 serta Landsat 9 tahun 2025. Analisis tutupan lahan dilakukan dengan metode Maximum Likelihood Classification, sedangkan kelembapan permukaan dianalisis menggunakan Normalized Difference Moisture Index (NDMI). Hasil klasifikasi menunjukkan nilai Overall Accuracy sebesar 95% dan nilai Kappa sebesar 93,30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas vegetasi alami/ semi alami menurun dari 14951 Ha pada tahun 2015 menjadi 10277 Ha di tahun 2025, sementara lahan terbuka diusahakan dan kebun/ tanaman campuran mengalami peningkatan luas. Nilai ratarata NDMI juga menurun dari 0,25 menjadi 0,16 yang menunjukkan penurunan kelembapan permkaan. Analisis regresi menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan memiliki pengaruh terhadap kelembapan permukaan dengan nilai koefisien determinasi tertinggi pada kebun/ tanaman campuran (R² = 0,99) dan vegetasi alami/ semi alami (R² = 0,98). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan berkontribusi pada penurunan kelembapan permukaan di Pulau Batam.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By