PENGARUH VARIASI AMPERE PADA KUALITAS PENGELASAN FCAW PADA BAGIAN FABRIKASI PEMBUATAN PANEL

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
6Viewes
0Downloaded
6Accessed per month
2Countries

Abstract

Pengelasan Flux Cored Arc Welding (FCAW) merupakan salah satu proses penyambungan logam yang banyak digunakan pada fabrikasi panel kapal karena memiliki produktivitas tinggi, efisiensi yang baik, serta mampu menghasilkan kualitas sambungan yang memenuhi kebutuhan konstruksi kapal. Namun, kualitas hasil pengelasan sangat dipengaruhi oleh parameter proses, terutama adalah kombinasi parameter (arus, tegangan, heat input) pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan terhadap kualitas hasil pengelasan FCAW pada baja BKI Grade A dengan posisi 2F (horizontal fillet weld). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi arussebesar 200 A, 215 A, dan 230 A. Pengujian dilakukan terhadap 1 spesimen untuk setiap variasi arus dengan panjang pengelasan 300 mm per spesimen. Evaluasi kualitas hasil las dilakukan melalui pemeriksaan visual dan pengujian Non Destructive Test (NDT) menggunakan Penetrant Test (PT) untuk mendeteksi cacat permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan arus pengelasan memengaruhi bentuk weld bead, dan jumlah indikasi cacat permukaan. Variasi arus 200 A menunjukkan jumlah indikasi cacat permukaan tertinggi sebanyak 7 indikasi, sedangkan arus 215 A mengalami penurunan menjadi 3 indikasi. Arus 230 A menghasilkan jumlah indikasi cacat paling sedikit, yaitu 1 indikasi, dengan bentuk weld bead yang lebih seragam berdasarkan hasil pemeriksaan visual dan penetrant test. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan kualitas hasil pengelasan seiring dengan meningkatnya arus pengelasan hingga 230 A pada kondisi pengujian yang digunakan dan penelitian ini hanya menggunakan pengujian Penetrant Test (PT) tanpa pengujian mekanik seperti (UT/RT).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By