Pengaruh Strategi Bundling dan Teknik Scarcity terhadap Impulse buying melalui Arousal sebagai variabel Mediasi di Top 100 Bengkong

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
47Viewes
0Downloaded
47Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Ramadhany, Naya Novika

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Persaingan ritel modern yang semakin ketat mendorong pelaku usaha menerapkan strategi pemasaran untuk memicu pembelian spontan. Penelitian ini menganalisis pengaruh strategi bundling dan teknik scarcity terhadap impulse buying melalui arousal sebagai variabel mediasi pada konsumen Top 100 Bengkong, Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Hasil menunjukkan bundling berpengaruh positif dan signifikan terhadap arousal (β = 0,631; t = 7,757; p < 0,001) dan impulse buying (β = 0,364; t = 3,439; p = 0,001). Scarcity juga berpengaruh terhadap arousal (β = 0,322; t = 3,664; p < 0,001) dan impulse buying (β = 0,191; t = 1,976; p = 0,048). Arousal berpengaruh signifikan terhadap impulse buying (β = 0,399; t = 3,306; p = 0,001) serta memediasi secara parsial. Model menjelaskan 83,0% variansi arousal dan 82,6% impulse buying. Temuan ini mendukung kerangka S-O-R dan memberikan implikasi praktis bagi peritel.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By