EVALUASI KETELITIAN PLANIMETRIK HASIL PEMODELAN 3D BANGUNAN BERTINGKAT MENGGUNAKAN TERRESTRIAL LASER SCANNER (Studi Kasus Bangunan Asrama Politeknik Negeri Batam Gedung B)

dc.contributor.advisorAji, Satriya Bayu
dc.contributor.authorSuras, Ahlan Wasahlan
dc.date.accessioned2026-08-20T05:45:51Z
dc.date.issued2026-07-26
dc.descriptionfull page artikel, berkas lampiran pengesahan, berkas borang publikasi
dc.description.abstractPerkembangan teknologi survei dan pemetaan telah mendorong pemanfaatan Terrestrial Laser Scanner (TLS) sebagai metode akuisisi data spasial tiga dimensi yang mampu menghasilkan point cloud berkepadatan tinggi dengan representasi geometri yang rinci. Meskipun demikian, kualitas model tiga dimensi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan visual objek, tetapi juga oleh tingkat ketelitian geometriknya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketelitian planimetrik model tiga dimensi Gedung B Asrama Politeknik Negeri Batam yang dibangun menggunakan Leica RTC360. Pengikatan sistem koordinat dilakukan menggunakan Electronic Total Station (ETS) melalui metode poligon terbuka dengan menghubungkan benchmark utama dan benchmark lempar sebagai titik kontrol pada proses georeferensi. Akuisisi data dilakukan dari lima posisi pemindaian menggunakan pengaturan High Resolution untuk memperoleh cakupan area yang optimal, meningkatkan overlap antarhasil pemindaian, serta meminimalkan terjadinya occlusion. Proses pemindaian menghasilkan sekitar 219 juta titik point cloud dengan ukuran data sekitar 14 GB, yang selanjutnya diolah menggunakan Leica Cyclone Register 360 Plus melalui tahapan registrasi, penyaringan noise, georeferensi, ekstraksi koordinat, dan pembentukan model tiga dimensi. Evaluasi ketelitian dilakukan dengan membandingkan koordinat hasil ekstraksi point cloud terhadap koordinat hasil pengukuran ETS pada 20 titik uji yang tersebar pada bagian bangunan dengan karakteristik geometrik tetap dan mudah diidentifikasi. Tingkat ketelitian dianalisis menggunakan parameter Root Mean Square Error (RMSE), Circular Error 90% (CE90), serta Linear Error 90% (LE90). Hasil kajian menunjukkan nilai RMSE horizontal mencapai 0,075 m dengan CE90 mencapai 0,114 m, sedangkan RMSE vertikal sebesar 0,050 m dengan LE90 sebesar 0,082 m. Nilai tersebut menunjukkan bahwa model tiga dimensi memiliki tingkat kesesuaian geometrik yang baik terhadap hasil pengukuran lapangan sehingga layak dimanfaatkan sebagai representasi spasial untuk dokumentasi aset, inventarisasi bangunan, serta kegiatan pemetaan dan pengelolaan data spasial tiga dimensi.
dc.identifier.citationAPA Style
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI29301#TEKNOLOGI GEOMATIKA
dc.identifier.nidnNIDN0018088807
dc.identifier.nimNIM3322201071
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5445
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectTECHNOLOGY::Civil engineering and architecture::Surveying
dc.subjectTerrestrial Laser Scanner
dc.subjectPlanimetric Accuracy
dc.subjectRMSE
dc.subjectCE90
dc.subjectLE90.
dc.titleEVALUASI KETELITIAN PLANIMETRIK HASIL PEMODELAN 3D BANGUNAN BERTINGKAT MENGGUNAKAN TERRESTRIAL LASER SCANNER (Studi Kasus Bangunan Asrama Politeknik Negeri Batam Gedung B)
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3322201071_(Article Tugas Akhir Ahlan).pdf
Size:
1.24 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Full Page Artikel
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Lembar_Pengesahan.pdf
Size:
240.25 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Lembar Pengesahan
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Borang_Publikasi.pdf
Size:
180.13 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Berkas pendukung Borang Publikasi

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: