PENGARUH KESULITAN KEUANGAN, TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK

dc.contributor.advisorHS, Rizki Lanniari
dc.contributor.authorAriyanti, Anya Valina Dwi
dc.date.accessioned2026-08-26T04:03:06Z
dc.date.issued2026-08-13
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan karena adanya fenomena penghindaran pajak yang masih menjadi isu utama di sektor pertambangan, karena karakteristik industrinya yang kompleks, melibatkan transaksi bernilai besar, serta memiliki risiko perpajakan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kesulitan keuangan, kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi, proporsi komisaris independen, komite audit, serta kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode 2022–2025. Data sekunder dari laporan tahunan perusahaan digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Sampling purposive digunakan untuk memilih sampel penelitian, yang menghasilkan 144 data observasi yang sesuai dengan ketentuan penelitian. Penghindaran pajak diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR), kesulitan keuangan diukur menggunakan Altman Z-Score, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional diukur berdasarkan proporsi kepemilikan saham, sedangkan ukuran dewan direksi, proporsi komisaris independen, dan komite audit diukur berdasarkan karakteristik tata kelola perusahaan. Alat statistik IBM SPSS 26 digunakan untuk menganalisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan hasil kesulitan keuangan dan proporsi komisaris independen secara parsial berpengaruh signifikan dan negatif terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran dewan direksi berpengaruh signifikan dan positif terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, kepemilikan manajerial, komite audit, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menemukan kondisi keuangan perusahaan dan cara pengelolaan perusahaan, terutama ukuran dewan direksi dan komisaris independen, mempengaruhi cara perusahaan sektor pertambangan menghindari pajak.
dc.identifier.citationAPA Style
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI62301#Akuntansi Manajerial
dc.identifier.nidnNIDN0007029306
dc.identifier.nimNIM4112201026
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/6010
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectPenghindaran Pajak
dc.subjectKesulitan Keuangan
dc.subjectTata Kelola Perusahaan yang Baik
dc.subjectKepemilikan Institusional
dc.subjectPerusahaan Pertambangan
dc.titlePENGARUH KESULITAN KEUANGAN, TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK
dc.title.alternativeTHE EFFECT OF FINANCIAL HARDSHIP, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, AND INSTITUTIONAL OWNERSHIP ON TAX AVOIDANCE
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4112201026_Artikel.pdf
Size:
407.4 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Full Page Artikel
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4112201026_Borang Publikasi.pdf
Size:
2.31 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Berkas bukti dukung
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4112201026_Lembar Pengesahan.pdf
Size:
1.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Lembar Pengesahan

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: