Evaluasi Kesadaran Keamanan Data Pribadi Generasi Z dalam Penggunaan Smartphone Berdasarkan Model Knowledge, Attitude, and Behaviour (KAB): Studi Kasus di SMK XYZ Bekasi

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
21Viewes
0Downloaded
21Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Thianka, Mega

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Generasi Z dikenal sebagai digital natives, namun kefasihan teknologi tidak selalu berbanding lurus dengan kesadaran keamanan data pribadi yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesadaran keamanan data pribadi pelajar vokasi jurusan informatika di SMK XYZ Bekasi menggunakan model Knowledge, Attitude, and Behaviour (KAB) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelatif. Sampel sebanyak 60 siswa aktif jurusan RPL dan TKJ berusia 15–18 tahun pada satu sekolah dipilih melalui purposive sampling (non-probabilitas). Instrumen kuesioner 30 butir berskala Likert lima poin menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach Alpha: Knowledge=0,875, Attitude=0,910, Behaviour=0,911) dan seluruh 30 butir dinyatakan valid. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal (p<0,05), sehingga analisis korelasi menggunakan Spearman’s Rho. Hasil menunjukkan dimensi Knowledge berada pada kategori Tinggi (M=4,18), Attitude Tinggi (M=4,32), dan Behaviour Tinggi (M=4,11). Meskipun demikian, terdapat kesenjangan Attitude–Behaviour sebesar 0,217 yang terbukti signifikan secara statistik (uji Wilcoxon signed-rank, p=0,00031), dan 8 responden (13,3%) teridentifikasi menunjukkan pola privacy paradox. Korelasi Spearman antardimensi seluruhnya signifikan: K–A (rs=0,525), K–B (rs=0,543), dan A–B (rs=0,744; kuat); analisis mediasi formal (Sobel, bootstrapping) mengonfirmasi bahwa Attitude memediasi secara parsial dan signifikan hubungan Knowledge–Behaviour (ab=0,441; p<0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa meski kesadaran umum sudah tinggi, masih terdapat kesenjangan antara sikap dan perilaku nyata (dengan Behaviour diukur secara self-report) yang perlu ditangani melalui intervensi literasi keamanan siber berbasis bukti; temuan bersifat spesifik pada konteks studi kasus ini dan belum tentu merepresentasikan Generasi Z secara umum.

Description

Artikel ini melaporkan hasil evaluasi tingkat kesadaran keamanan data pribadi pelajar vokasi jurusan informatika dalam penggunaan smartphone, dengan SMK XYZ Bekasi sebagai studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelatif berbasis model Knowledge, Attitude, and Behaviour (KAB) dari Kruger dan Kearney, dengan 60 responden dari jurusan RPL dan TKJ yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner 30 butir skala Likert lima poin terbukti valid dan reliabel (Cronbach Alpha 0,875–0,911). Ketiga dimensi KAB berada pada kategori Tinggi (Knowledge M=4,18; Attitude M=4,32; Behaviour M=4,11), namun terdapat kesenjangan Attitude–Behaviour sebesar 0,217 yang signifikan secara statistik, serta pola privacy paradox pada 8 responden (13,3%). Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa Attitude memediasi secara parsial hubungan Knowledge–Behaviour. Temuan ini diposisikan sebagai kajian kebutuhan berbasis bukti untuk merancang intervensi literasi keamanan siber di lingkungan pendidikan vokasi.

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By