ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PENGEMUDI TRUK KONTAINER MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX (STUDI KASUS : PT X)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
18Viewes
0Downloaded
18Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Safendri, Ari

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Pengemudi truk kontainer memiliki tanggung jawab operasional yang kompleks sehingga rentan mengalami beban kerja mental akibat tingginya tuntutan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat beban kerja mental pengemudi truk kontainer di PT X dengan menerapkan metode National Aeronautics and Space Administration-Task Load Index (NASA-TLX). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 27 pengemudi aktif sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata Weighted Workload (WWL) mencapai 78,90 sehingga termasuk dalam kategori beban kerja mental tinggi. Sebanyak 14 responden masuk ke kategori sangat tinggi serta 13 responden yang masuk ke kategori tinggi. Dimensi Temporal Demand menjadi faktor yang paling dominan sebesar 294,60, diikuti oleh Performance 225,90, Effort 186,30, Mental Demand 173,70, Physical Demand 169,10, dan Frustration Level 133,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan waktu merupakan penyebab utama tingginya beban kerja mental pengemudi sehingga diperlukan evaluasi terhadap sistem penjadwalan dan pengelolaan beban kerja.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By