Pemetaan Geoid Lokal di Kepulauan Riau Berdasarkan Data Satelit Altimetri

dc.contributor.advisorChayati, Siti Noor
dc.contributor.authorPrabandary, Ayuni Lifitri
dc.date.accessioned2026-08-13T08:27:25Z
dc.date.issued2026-07-16
dc.description.abstractKepulauan Riau merupakan wilayah kepulauan yang dipengaruhi oleh berbagai proses oseanografi dan geodinamika, seperti arus laut, pasang surut, dan variasi morfologi dasar laut, sehingga memerlukan referensi vertikal yang memadai untuk mendukung kegiatan pemetaan dan kajian tinggi muka laut. Dalam geodesi, geoid berfungsi sebagai bidang acuan vertikal yang merepresentasikan permukaan laut rata-rata. Namun, penentuan geoid melalui survei gaya berat memerlukan biaya dan sumber daya yang besar, terutama pada wilayah kepulauan yang luas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membuat model geoid lokal di wilayah Kepulauan Riau menggunakan data satelit altimetri. Penelitian menggunakan Mean Sea Surface (MSS) CNES/CLS 2022 dan Mean Dynamic Topography (MDT) CNES/CLS22 tahun 2022 yang diperoleh dari AVISO+, serta model geoid referensi EGM2008 dan INAGEOID2020. Pengolahan data dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python untuk memperoleh parameter yang diperlukan dalam pembentukan geoid lokal. Geoid yang dihasilkan kemudian dipetakan menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dan dievaluasi terhadap model geoid referensi menggunakan Standar Deviasi, Root Mean Square Error (RMSE) dam Mean Error (ME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai geoid lokal berkisar antara -5,68 m hingga 38,73 m dengan pola distribusi yang meningkat dari arah barat ke timur wilayah Kepulauan Riau dan Laut Natuna. Nilai Standar Deviasi terhadap EGM2008 sebesar 0, 30 m, lebih kecil dibandingkan INAGEOID2020 sebesar 0,58 m,sebaliknya nilai RMSE terhadap INAGEOID2020 sebesar 0,68 m, lebih kecil dibandingkan EGM2008 sebesar 1,13 m, serta nilai Mean Error terhadap INAGEOID2020 juga mendekati nol sebesar -0,35 m dibandingkan EGM2008 sebesar 1,09 m yang mengindikasikan tingkat kesesuaian yang lebih baik terhadap model geoid nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis data satelit altimetri dapat digunakan untuk membangun model geoid lokal di wilayah penelitian.
dc.identifier.citationAPA Style
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI29301#Teknologi Geomatika
dc.identifier.nidnNIDN0019039203
dc.identifier.nimNIM3322301081
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5091
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectUndulasi Geoid
dc.subjectSatelit Altimetri
dc.subjectMean Sea Surface (MSS)
dc.subjectMean Dynamic Topography (MDT)
dc.subjectINAGEOID2020
dc.subjectEGM2008
dc.titlePemetaan Geoid Lokal di Kepulauan Riau Berdasarkan Data Satelit Altimetri
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3322301081_ARTIKEL.pdf
Size:
4.62 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
ARTIKEL
Loading...
Thumbnail Image
Name:
LEMBAR_PENGESAHAN.pdf
Size:
122.52 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
LEMBAR PENGESAHAN
Loading...
Thumbnail Image
Name:
BORANG_ PUBLIKASI .pdf
Size:
293.74 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
BORANG PUBLIKASI

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: