0Viewes
Job Safety Analysis untuk Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Pembuatan Panel Struktur pada Kapal Working Barge 12M Dengan Metode HIRARC
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Azhari, Muhammad Hafidhz
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Industri galangan kapal merupakan salah satu sektor yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan berbagai aktivitas konstruksi, seperti welding, sub-assembly, dan inspection, yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya menggunakan Job Safety Analysis (JSA), menentukan tingkat risiko kecelakaan kerja berdasarkan matriks risiko AS/NZS 4360:2004, serta menyusun rekomendasi pengendalian risiko menggunakan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) pada pembuatan panel struktur kapal Working Barge 12 m × 4,8 m × 1,8 m. Kedua metode diterapkan terpisah sesuai fungsinya: JSA untuk job breakdown dan identifikasi bahaya, sedangkan HIRARC khusus pada tahap penilaian risiko dan pengendalian risiko melalui hirarki pengendalian, sehingga tidak terjadi tumpang tindih fungsi antar metode. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, kuesioner kepada welder, fitter, QC, dan supervisor produksi, wawancara, serta dokumentasi pada perusahaan galangan kapal di Batam yang disamarkan sebagai PT. X. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas welding memiliki 16 potensi bahaya terdiri atas 6 Low Risk, 7 Moderate Risk, dan 3 High Risk. Aktivitas sub-assembly memiliki 17 potensi bahaya dengan 7 Low Risk, 8 Moderate Risk, dan 2 High Risk, sedangkan aktivitas inspection memiliki 10 potensi bahaya terdiri atas 4 Low Risk, 4 Moderate Risk, dan 2 High Risk. Risiko tertinggi didominasi oleh paparan sinar ultraviolet, asap las, serta kondisi area kerja yang berpotensi menyebabkan cedera fisik. Rekomendasi pengendalian risiko disusun berdasarkan hirarki pengendalian meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada proses pembangunan kapal.
Description
Citation
IEEE
