Perbandingan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Fixed Order Quantity (FOQ) dalam Manajemen Persediaan Produk Aksesoris pada Online Shop Berbasis Multi-Platform pada CV XYZ

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
9Viewes
0Downloaded
9Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Sary, Aprina Dwi Puspita

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Manajemen persediaan yang kurang optimal dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah stok dan permintaan sehingga meningkatkan risiko overstock, stockout, serta tingginya biaya persediaan. Permasalahan tersebut dialami oleh CV XYZ yang mengelola penjualan produk melalui berbagai platform marketplace dan website dengan satu sumber persediaan yang sama. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Fixed Order Quantity (FOQ) dalam manajemen persediaan untuk menentukan metode yang lebih optimal berdasarkan jumlah pemesanan, frekuensi pemesanan, dan total biaya persediaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data permintaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan lead time pada 10 produk selama periode Januari-Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 27.498.833, sedangkan metode FOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 78.926.830. Dibandingkan dengan kebijakan perusahaan sebesar Rp 58.581.346, metode EOQ mampu memberikan penghematan biaya persediaan sebesar Rp 31.082.513 atau 53,06%. Selain itu, analisis melalui perhitungan Safety Stock (SS) dan Reorder Point (ROP) memberikan acuan dalam menentukan jumlah persediaan pengaman serta waktu pemesanan kembali sehingga risiko kehabisan stok selama lead time dapat diminimalkan.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By