2Viewes
Perhitungan Volume Cut and fill Berdasarkan Data Pemetaan Topografi di Area Pulau Tanjung Sauh
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
2Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Panjaitan, Erika Br
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Pemetaan topografi merupakan tahapan penting dalam perencanaan pekerjaan tanah karena menyediakan informasi kondisi permukaan lahan yang diperlukan untuk analisis elevasi dan perhitungan volume cut and fill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat akurasi data hasil pengukuran berdasarkan nilai RMSE, CE90 dan LE90, mengidentifikasi kondisi topografi area penelitian berdasarkan peta kontur, menyajikan potongan ptofil sebagai representasi perubahan elevasi permukaan tanah, serta menghitung volume galian (cut) dan timbunan (fill) berdasarkan elevasi data lapangan dan elevasi rencana. Data diperoleh melalui pengukuran topografi menggunakan total station dan pengambilan titik uji menggunakan GNSS Base RTK. Pengolahan data, pembuatan peta kontur, penyajian profil, serta perhitungan volume dilakukan menggunakan AutoCAD Civil 3D. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai ketelitian horizontal sebesar 0.026155 m dan vertikal sebesar 0.015602m, sehingga memenuhi standar akurasi kelas 1 untuk peta skala 1:2.500 sesuai ketentuan Badan Informasi Geospasial. Peta kontur menunjukkan area penelitian memiliki topografi bergelombang hingga berbukit dengan rentang elevasi sekitar 5–53 m. Hasil perhitungan volume pada area ± 7,18 Ha menunjukkan volume galian sebesar 320.951.89 m3 dan volume timbunan sebesar 264.276.56 m3, sehingga terdapat surplus material galian sebesar 56.675.33 m3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data topografi yang memenuhi standar akurasi dapat mendukung analisis kondisi lahan dan perhitungan volume pekerjaan tanah secara lebih andal dan efisien.
Description
Pemetaan topografi merupakan tahapan penting dalam perencanaan pekerjaan tanah karena menyediakan informasi kondisi permukaan lahan yang diperlukan untuk analisis elevasi dan perhitungan volume cut and fill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat akurasi data hasil pengukuran berdasarkan nilai RMSE, CE90 dan LE90, mengidentifikasi kondisi topografi area penelitian berdasarkan peta kontur, menyajikan potongan ptofil sebagai representasi perubahan elevasi permukaan tanah, serta menghitung volume galian (cut) dan timbunan (fill) berdasarkan elevasi data lapangan dan elevasi rencana. Data diperoleh melalui pengukuran topografi menggunakan total station dan pengambilan titik uji menggunakan GNSS Base RTK. Pengolahan data, pembuatan peta kontur, penyajian profil, serta perhitungan volume dilakukan menggunakan AutoCAD Civil 3D. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai ketelitian horizontal sebesar 0.026155 m dan vertikal sebesar 0.015602m, sehingga memenuhi standar akurasi kelas 1 untuk peta skala 1:2.500 sesuai ketentuan Badan Informasi Geospasial. Peta kontur menunjukkan area penelitian memiliki topografi bergelombang hingga berbukit dengan rentang elevasi sekitar 5–53 m. Hasil perhitungan volume pada area ± 7,18 Ha menunjukkan volume galian sebesar 320.951.89 m3 dan volume timbunan sebesar 264.276.56 m3, sehingga terdapat surplus material galian sebesar 56.675.33 m3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data topografi yang memenuhi standar akurasi dapat mendukung analisis kondisi lahan dan perhitungan volume pekerjaan tanah secara lebih andal dan efisien.
Keywords
Citation
APA
