Pengaruh Jumlah GCP (Ground Control Point) Terhadap Akurasi Peta Orthofoto (Studi Kasus Kampus POLIBATAM Tahun 2025)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Farzan, Irfan

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Kebutuhan akan data spasial yang akurat menjadi bagian krusial dalam pengelolaan serta perencanaan tata ruang di lingkungan Kampus Politeknik Negeri Batam. Riset tersebut bermaksud guna menelaah dampak keragaman kuantitas Ground Control Point (GCP) pada tingkat akurasi geometris peta orthofoto yang dihasilkan dari pemotretan udara menggunakan UAV. Tempat penelitian terdapat di Kampus Politeknik Negeri Batam dengan luas wilayah ±10,5 Ha menggunakan wahana DJI Phantom 4 RTK. Penelitian dilakukan dengan membandingkan tiga skenario jumlah GCP, yaitu 5 titik, 10 titik, dan 15 titik terhadap 12 titik Independent Check Point (ICP). Evaluasi akurasi dilakukan menggunakan parameter Circular Error 90% (CE90) serta Linear Error 90% (LE90) sesuai Peraturan Badan Informasi Geospasial (BIG) Nomor 6 Tahun 2018. Temuan riset memperlihatkan bahwasanya skenario 5 titik GCP menghasilkan nilai CE90 sejumlah 0,10 m serta LE90 sejumlah 0,09 m. Skenario 10 titik GCP menghasilkan nilai CE90 sejumlah 0,10 m serta LE90 sejumlah 0,10 m, sedangkan skenario 15 titik GCP menghasilkan nilai CE90 sejumlah 0,10 m serta LE90 sejumlah 0,11 m. Hasil uji One-Way ANOVA memperlihatkan bahwasanya tidak ditemukan adana beda yang signifikan secara statistik diantara penggunaan 5, 10, dan 15 titik GCP terhadap akurasi horizontal maupun vertikal orthofoto (Pvalue > 0,05). Seluruh skenario mencukupi standar ketelitian Peta RBI skala 1:2.500 Kelas 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jumlah GCP di atas jumlah minimum tidak memberikan peningkatan akurasi yang signifikan pada area penelitian seluas ±10,5 Ha.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By