5Viewes
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Pada Direktorat Lalu Lintas Barang BP Batam
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
5Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Yulianti, Ririn
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Kualitas pelayanan publik menjadi tolak ukur penting keberhasilan institusi pemerintah dalam
memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, termasuk pada layanan perizinan dan administrasi
perdagangan di Direktorat Lalu Lintas Barang, Badan Pengusahaan (BP) Batam. Meskipun intensitas
layanan tercatat tinggi, yaitu 1.340 kegiatan pelayanan selama Oktober 2025 sampai dengan Maret 2026,
evaluasi kepuasan pengguna layanan terakhir kali dilakukan pada tahun 2019, sehingga tidak tersedia data
empiris terkini untuk menilai kualitas pelayanan secara aktual. Penelitian ini bertujuan menganalisis
pengaruh lima dimensi SERVQUAL, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy,
terhadap kepuasan pelaku usaha, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi dimensi yang
paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96
responden dipilih melalui penarikan rumus Lemeshow yang populasinya tidak diketahui, dianalisis
menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima
dimensi kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku usaha. Secara
parsial, dimensi empathy, reliability, dan assurance berpengaruh positif signifikan, dengan empathy
sebagai faktor paling dominan, sedangkan tangibles dan responsiveness tidak signifikan. Nilai koefisien
korelasi (R) sebesar 0,660 menunjukkan hubungan yang kuat antara kelima dimensi kualitas pelayanan
dengan kepuasan pelaku usaha, sementara nilai Adjusted R Square sebesar 0,405 menunjukkan bahwa
kelima variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi kepuasan pelaku usaha sebesar
40,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan pelaku usaha lebih ditentukan oleh empathy,
reliability, dan assurance dibandingkan kelengkapan tangibles (fasilitas fisik), sehingga menjadi dasar
strategis bagi BP Batam untuk memperkuat kompetensi interpersonal dan konsistensi prosedur petugas
guna meningkatkan mutu pelayanan
Description
Citation
APA
