Analisis Pengaruh Welding Procedure Specification (WPS) Pada Proses GTAW Posisi 2G terhadap Sifat Mekanik Sambungan Las Baja S355J2 Berdasarkan Uji Impact dan Bending

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
5Viewes
0Downloaded
5Accessed per month
2Countries

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Welding Procedure Specification (WPS) pada proses pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) posisi 2G terhadap sifat mekanik sambungan las baja S355J2 berdasarkan pengujian Impact Charpy dan Bending. Material yang digunakan adalah baja S355J2 dengan ketebalan awal 12 mm. Pada tahap preparasi spesimen Impact Charpy, material dipotong dan disesuaikan menjadi ketebalan 10 mm sesuai dimensi spesimen pengujian. Proses pengelasan dilakukan menggunakan filler metal ER80S-D2 sesuai parameter WPS. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui inspeksi visual, penetrant testing, uji bending, dan uji Impact Charpy pada suhu ruang sekitar 25°C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara visual sambungan las tidak menunjukkan cacat, namun pada penetrant testing ditemukan cacat undercut pada salah satu spesimen. Pada pengujian bending, satu spesimen tidak mengalami cacat, sedangkan dua spesimen mengalami retak dengan S1 yang memiliki defect yaitu 1.98 mm, 1.96 mm dan pada S3 yang memiliki defect yaitu 3.74 mm, 3.43 mm. Sementara itu, pengujian Impact Charpy menghasilkan nilai energi serap sebesar 310,9 J, 243,4 J, dan 421,2 J, yang seluruhnya memenuhi acceptance criteria minimum sebesar 27 J. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan WPS pada proses GTAW posisi 2G menghasilkan sambungan las dengan ketangguhan yang baik terhadap beban kejut, namun pengendalian proses pengelasan masih perlu diperhatikan untuk meminimalkan terjadinya cacat pada sambungan.

Description

Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan Welding Procedure Specification (WPS) pada proses Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) posisi 2G terhadap sifat mekanik sambungan las baja S355J2. Pengujian dilakukan melalui inspeksi visual, penetrant testing, uji bending, dan uji Impact Charpy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sambungan las memiliki ketangguhan yang baik dengan nilai energi serap impact sebesar 243,4–421,2 J yang memenuhi acceptance criteria minimum 27 J, meskipun masih ditemukan cacat undercut dan retak pada beberapa spesimen yang menunjukkan perlunya pengendalian parameter pengelasan secara optimal.

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By