Identifikasi Kerawanan Kebakaran Hutan dan Lahan di Pulau Batam

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
8Viewes
0Downloaded
8Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Rinaldi, Rafli

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu bencana lingkungan yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi. Pulau Batam sebagai kawasan industri dan perkotaan yang berkembang pesat memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan akibat perubahan penggunaan lahan, kondisi jenis tanah, serta variasi curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan di Pulau Batam menggunakan metode Weighted Overlay berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang digunakan meliputi tutupan lahan, jenis tanah, dan curah hujan yang masing-masing diberikan bobot berdasarkan tingkat pengaruhnya terhadap kejadian kebakaran. Data tutupan lahan diperoleh dari ESRI Land Cover Sentinel-2 tahun 2025, data jenis tanah dari Bantek BIG, serta data curah hujan tahun 2025 dari Automatic Weather Station (AWS) BMKG yang diolah menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Pulau Batam didominasi oleh kelas kerawanan sedang, diikuti kelas rendah, dan kelas tinggi. Validasi menggunakan 112 titik hotspot SIPONGI tahun 2024–2025 menunjukkan bahwa 109 hotspot berada pada kelas kerawanan sedang dan 3 hotspot berada pada kelas kerawanan rendah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peta kerawanan yang dihasilkan memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi dalam merepresentasikan kondisi aktual kejadian kebakaran di Pulau Batam. Peta kerawanan ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam upaya pemantauan, mitigasi, dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Pulau Batam.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By