PEMETAAN POTENSI RAWAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED OVERLAY DI KOTA BATAM

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kepulauan Riau yang terus berkembang secara pesat, namun masih menghadapi permasalahan banjir akibat alih fungsi lahan, pertumbuhan penduduk, serta infrastruktur drainase yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat kerawanan banjir di Kota Batam dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Weighted Overlay. Metode ini digunakan untuk menggabungkan enam parameter utama yaitu curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng, ketinggian, penggunaan lahan, dan jarak dari sungai (buffer sungai) dengan pemberian bobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi banjir. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Kota Batam terbagi dalam empat kategori tingkat kerawanan banjir, yaitu aman, tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Parameter yang paling berpengaruh terhadap potensi banjir adalah kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jarak terhadap sungai. Permasalahan utama yang menyebabkan banjir di wilayah ini antara lain adalah berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan yang tidak terencana, buruknya sistem drainase, serta perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan. Dengan peta kerawanan banjir yang dihasilkan, diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan mitigasi bencana dan pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan di Kota Batam. Kunci : Banjir, Kota Batam, Sistem Informasi Geografis (SIG), Weighted Overlay, kerawanan banjir, tata ruang.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By