1Viewes
Kajian Koreksi Data Sound Velocity terhadap Kedalaman Perairan Hasil Pemeruman dengan Singlebeam Echosounder
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Oktaria, Tika
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Survei batimetri merupakan komponen penting dari survei hidrografi yang bertujuan untuk memperoleh informasi akurat tentang kedalaman air dan morfologi dasar laut. Akurasi pengukuran kedalaman yang diperoleh menggunakan Singlebeam Echosounder (SBES) dipengaruhi oleh kecepatan perambatan suara di dalam air (sound velocity) yang bervariasi dengan suhu, salinitas, dan tekanan. Oleh karena itu, koreksi kecepatan suara diperlukan untuk meminimalkan kesalahan pengukuran kedalaman yang disebabkan oleh refraksi gelombang akustik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koreksi sound velocity pada pengukuran kedalaman batimetri dan mengevaluasi kualitas data berdasarkan standar IHO S-44 (2008). Penelitian ini dilakukan di perairan Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, menggunakan data hasil pemeruman SBES,data pasang surut, dan data sound velocity yang diperoleh dari pengukuran Conductivity, Temperature, and Depth (CTD). Pemrosesan data meliputi pembersihan (cleaning), penghalusan (smoothing), koreksi pasang surut yang mengacu pada datum Pasang Surut Astronomi Terendah (LAT), dan koreksi sound velocity. Analisis ini melibatkan perbandingan visual peta batimetri, uji t sampel berpasangan, dan evaluasi Total Vertical Uncertainty (TVU). Hasil menunjukkan bahwa nilai kecepatan suara berkisar dari 1.542,21 m/s hingga 1.542,50 m/s, menunjukkan variasi kecil di area penelitian. Meskipun nilai kedalaman dengan dan tanpa koreksi sound velocity menampilkan pola yang serupa, perbedaan nilai kedalaman diidentifikasi di beberapa lokasi. Hasil uji t berpasangan menghasilkan nilai t hitung > t tabel sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua dataset. Nilai TVU titik pengamatan memenuhi persyaratan akurasi IHO S-44 Orde 1a. Temuan ini menegaskan bahwa koreksi kecepatan suara meningkatkan akurasi dan keandalan data batimetri.
