Ekstraksi Data Digital Elevation Model (DEM) untuk Pemetaan Topografi Lahan Menggunakan Terrestrial Laser Scanning (TLS) di Kawasan Cagar Budaya Kota Batam

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
2Viewes
0Downloaded
2Accessed per month
1Countries

Abstract

Bangunan cagar budaya memerlukan dokumentasi spasial yang akurat untuk mendukung pelestarian dan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan menghasilkan Digital Elevation Model (DEM) sebagai dasar pemetaan topografi kawasan Museum Raja Ali Haji, Kota Batam, menggunakan teknologi Terrestrial Laser Scanning (TLS). Akuisisi data dilakukan dengan Leica RTC360, sedangkan Ground Control Point (GCP) dan Independent Check Point (ICP) diukur menggunakan metode GNSS RTK-NTRIP. Data diproses melalui tahapan registrasi, georeferensi, filtering, dan pemodelan sehingga menghasilkan DSM, DTM, peta topografi, peta kontur, serta profil memanjang dan melintang. Hasil menunjukkan DSM memiliki rentang elevasi 14,3–16,6 m dan DTM 14,4–16,7 m. Uji akurasi menggunakan 12 titik ICP menghasilkan RMSEr sebesar 0,01774 m dengan CE90 sebesar 0,02693 m serta RMSEz sebesar 0,099 m dengan LE90 sebesar 0,163 m. Nilai CE90 dan LE90 memenuhi standar ketelitian Peta Dasar Kelas 1 untuk skala 1:500 berdasarkan Peraturan Badan Informasi Geospasial Nomor 6 Tahun 2018. Dengan demikian, DEM yang dihasilkan memiliki akurasi tinggi dan layak dimanfaatkan sebagai informasi geospasial untuk mendukung dokumentasi, pelestarian, dan pengelolaan kawasan cagar budaya.

Description

Keywords

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By