3Viewes
Identifikasi Dampak Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Limpasan Permukaan Menggunakan Soil and Water Assessment Tool Plus (Studi Kasus: Das Baloi, Kota Batam)
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
3Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Gultom, Rini Yosephine
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Perkembangan ekonomi dan urbanisasi di Kota Batam telah mendorong terjadinya perubahan tutupan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi. Perubahan tutupan lahan tersebut dapat memengaruhi kondisi hidrologi DAS, salah satunya melalui perubahan limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan tahun 2017 dan 2024 serta mengkaji pengaruhnya terhadap limpasan permukaan menggunakan model Soil and Water Assessment Tool Plus (SWAT+). Analisis dilakukan dengan membandingkan luas masing-masing kelas tutupan lahan pada tahun 2017 dan 2024, kemudian mensimulasikan limpasan permukaan menggunakan model SWAT+. Hasil simulasi selanjutnya dibandingkan dengan hasil perhitungan FJ Mock untuk melihat kesesuaian model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan tutupan lahan di DAS Baloi antara tahun 2017 dan 2024. Kawasan terbangun mengalami peningkatan luas sebesar 90 ha, sedangkan beberapa kelas vegetasi mengalami penurunan luas, yaitu pepohonan sebesar 38.63 ha, semak belukar 23.6 ha, lahan terbuka 20.33 ha, vegetasi tergenang 6.4 ha, dan lahan pertanian 4,16 ha. Hasil simulasi SWAT+ menunjukkan kinerja model yang cukup baik dengan nilai RMSE sebesar 0.055-0.106 m³/s dan koefisien korelasi Pearson (r) sebesar 0.81-0.926. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kawasan terbangun memiliki nilai limpasan permukaan tertinggi, sedangkan area yang didominasi vegetasi memiliki nilai limpasan yang lebih rendah. Secara umum, peningkatan kawasan terbangun dan berkurangnya tutupan vegetasi berpengaruh terhadap peningkatan limpasan permukaan di DAS Baloi. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi pendukung dalam pengelolaan DAS dan perencanaan penggunaan lahan yang lebih berkelanjutan.
Description
Citation
APA
