Prediksi Dampak Kenaikan Muka Air Laut Terhadap Wilayah Pesisir Menggunakan Google Earth Engine (Studi Kasus di Kecamatan Semarang Utara)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
2Viewes
0Downloaded
2Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Sari, Dinda Widiya

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Kecamatan Semarang Utara merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Semarang yang rentan terhadap banjir rob akibat kombinasi kenaikan muka air laut, penurunan muka tanah, dan kondisi topografi yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan genangan banjir rob tahun 2025 serta memproyeksikan potensi genangan pada tahun 2030 dan 2050 menggunakan skenario kenaikan muka air laut IPCC AR6. Pemodelan dilakukan menggunakan Google Earth Engine (GEE) dengan memanfaatkan data Digital Elevation Model (DEM), data pasang surut, data penurunan muka tanah, dan proyeksi kenaikan muka air laut IPCC AR6 skenario SSP1-1.9, SSP5-8.5 tahun 2030 dan 2050. Metode yang digunakan adalah bathtub model yang dikombinasikan dengan connectivity filtering untuk mempertahankan area genangan yang memiliki keterhubungan langsung dengan laut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa luas genangan banjir rob pada kondisi baseline tahun 2025 mencapai 210,3 ha dengan tingkat kesesuaian model sebesar 71,875% berdasarkan validasi spasial menggunakan data banjir historis. Proyeksi genangan menunjukkan peningkatan luas area terdampak pada seluruh skenario, yaitu 366,9 ha pada SSP1-1.9 dan 368,5 ha pada SSP5-8.5 tahun 2030, serta meningkat menjadi 582,9 ha pada SSP1-1.9 dan 584,2 ha pada SSP5-8.5 tahun 2050 Analisis dampak tahun baseline menunjukkan bahwa lahan terbangun merupakan kelas tutupan lahan paling dominan terdampak genangan dengan luas area genangan 128,89 ha. Beberapa fasilitas umum dan infrastruktur penting, seperti fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, sarana peribadatan, kantor pelayanan umum, jaringan jalan utama, serta pelabuhan atau dermaga juga berada pada area terdampak genangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan muka air laut berpotensi meningkatkan risiko banjir rob di Kecamatan Semarang Utara sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan mitigasi bencana, penataan ruang, dan adaptasi perubahan iklim di wilayah pesisir.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By