PEMODELAN SKENARIO DEBIT PUNCAK TERHADAP LUAPAN SUNGAI MENGGUNAKAN HEC-HMS (Studi Kasus: DAS di Pulau Batam)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
1Viewes
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Fardila, Jihan Aulia

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Perubahan tutupan lahan dan peningkatan curah hujan di Pulau Batam menyebabkan meningkatnya limpasan permukaan sehingga berpotensi menimbulkan luapan sungai. Kondisi ini perlu dikaji karena setiap DAS memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi besarnya debit puncak dan risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit puncak berdasarkan kala ulang serta pengaruhnya terhadap potensi luapan sungai. Data yang digunakan meliputi curah hujan periode 2000-2024, DEMNAS, tutupan lahan, dan tekstur tanah, dengan metode SCS CN yang diimplementasikan pada model HEC-HMS untuk mensimulasikan debit aliran. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa debit puncak pada seluruh DAS meningkat seiring bertambahnya kala ulang, dengan nilai tertinggi terdapat pada DAS Duriangkang, yaitu sebesar 459,0 m³/detik pada kala ulang 2 tahun hingga 1.206,9 m³/detik pada kala ulang 25 tahun. Peningkatan debit puncak juga diikuti oleh meningkatnya volume aliran, dengan nilai tertinggi terdapat pada DAS Duriangkang, yaitu berkisar antara 21.237,4 m³ hingga 50.231,3 m³. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa semakin besar curah hujan rencana, maka semakin besar pula limpasan permukaan yang terbentuk sehingga potensi luapan sungai meningkat.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By