Pengaruh Variasi Suhu Hopper Dryer Pada Proses Injection Molding Ferrite Core

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Abstract

Proses injection molding merupakan salah satu metode manufaktur yang banyak digunakan untuk menghasilkan produk plastik dengan tingkat presisi dan produktivitas yang tinggi. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas produk adalah kadar kelembapan material sebelum proses pencetakan, sehingga diperlukan pengaturan suhu hopper dryer yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi suhu hopper dryer terhadap kualitas produk ferrite core menggunakan material PVC IP60 Black V0 pada proses injection molding. Variasi suhu yang digunakan adalah 40°C, 75°C, dan 90°C, dengan jumlah sampel sebanyak 25 produk pada setiap variasi suhu. Evaluasi dilakukan melalui inspeksi visual terhadap jumlah produk good dan defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu hopper dryer berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk. Pada suhu 40°C diperoleh 18 produk good dan 7 produk defect (28%), sedangkan pada suhu 90°C diperoleh 22 produk good dan 3 produk defect (12%). Suhu 75°C memberikan hasil terbaik dengan menghasilkan 25 produk good (100%) tanpa ditemukan defect, sehingga merupakan suhu yang paling optimal untuk proses injection molding material PVC IP60 Black V0. Penggunaan suhu hopper dryer sebesar 75°C mampu mengurangi terjadinya cacat seperti silver streak, short mold, flash, dan discoloration, serta meningkatkan konsistensi kualitas produk.

Description

Citation

IEEE

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By