18Viewes
Analisis Efektivitas Penggunaan Effect Lens Flare Pada Video Sinematografi Pernikahan PT.Fluorite Media Indonesia
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
18Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Marlen, Aditya
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Perkembangan videografi pernikahan modern menuntut sentuhan sinematik untuk memperkuat emosi visual, salah satunya melalui penambahan efek lens flare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penggunaan efek lens flare pada video sinematografi pernikahan PT. Fluorite Media Indonesia dalam memengaruhi persepsi audiens. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan instrumen EPIC Model (Empathy, Persuasion, Impact, Communication). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert kepada 100 responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan efek lens flare berstatus Sangat Efektif sebagai instrumen komunikasi visual dan daya tarik jasa, dengan perolehan nilai akumulasi EPIC Rate sebesar 4,41. Secara rinci, dimensi Persuasion meraih skor tertinggi (4,50), disusul Empathy (4,43), Communication (4,39), dan Impact (4,34). Disimpulkan bahwa efek ini terbukti sukses membangun citra premium, mentransfer emosi kebahagiaan, dan memberikan daya kejut visual tanpa merusak fungsionalitas pesan utama momen pernikahan. Peneliti menyarankan pada pengembangan karya sinematografi selanjutnya untuk lebih mengeksplorasi teknik manipulasi cahaya pada perangkat lunak penyuntingan guna memaksimalkan hasil visual.
Description
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengukuran efektivitas dianalisis menggunakan metode EPIC Model yang dipopulerkan oleh AC Nielsen, yang mencakup empat dimensi kritis: Empathy (Empati), Persuasion (Persuasi), Impact (Dampak), dan Communication (Komunikasi). Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring (Google Form) dengan menggunakan Skala Likert 1 hingga 5. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling, di mana jumlah sampel sebanyak 100 responden dihitung secara presisi menggunakan Rumus Lemeshow untuk populasi yang tidak diketahui (unknown population).
Keywords
Citation
APA
