Peta Spasial Tingkat Bahaya Erosi Menggunakan Metode USLE Di DAS Marina, Kota Batam

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
1Viewes
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Marina, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, kini sedang mengalami dinamika perkembangan wilayah beserta perubahan fungsi lahan yang berisiko memperbesar tingkat erosi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan sebaran kerawanan erosi di kawasan tersebut dengan menerapkan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) yang didukung oleh teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Perhitungan melibatkan lima variabel utama, yakni: erosivitas curah hujan (R), erodibilitas tanah (K), pengaruh panjang serta kemiringan lereng (LS), pengelolaan dan tutupan lahan (C), serta upaya konservasi tanah (P). Data yang diolah mencakup catatan curah hujan tahun 2016–2025, peta jenis tanah, model elevasi digital (DEM), peta penggunaan lahan, dan hasil observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelas bahaya erosi Ringan menempati wilayah terluas, yaitu 408,97 ha (43,71%), disusul kelas Sedang seluas 407,18 ha (43,25%), Sangat Ringan 104,81 ha (11,20%), dan kelas Berat hanya 14,63 ha (1,56%). Nilai kehilangan tanah tertinggi yang teridentifikasi mencapai 345,30 ton/ha/tahun. Peta sebaran yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan langkah-langkah konservasi tanah serta pengelolaan wilayah DAS Marina secara terpadu.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By