Analisis Stabilitas Awal Floating Loading Facility Barge Permata Borneo 1 Melalui Inclining Test Menggunakan Beban Cair

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
14Viewes
0Downloaded
14Accessed per month
2Countries

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas awal Floating Loading Facility (FLF) Barge Permata Borneo 1 melalui inclining test menggunakan metode beban cair serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap regulasi IMO IS Code 2008 dan BKI. Penggunaan metode beban cair memicu free surface effect yang dikoreksi menggunakan Free Surface Correction (FSC), menghasilkan nilai FSC sebesar 0,6176 meter. Setelah dikoreksi, diperoleh nilai actual GM sebesar 21,948 meter dan posisi titik berat (𝐾𝐺 As-Inclined) pada ketinggian 5,640 meter. Untuk membuktikan keabsahannya, nilai tinggi metasentra awal (𝐺𝑀0 ) divalidasi dengan membandingkannya terhadap literatur dan penelitian terdahulu pada kapal sejenis, yang membuktikan bahwa angka tersebut merupakan karakteristik fisik yang wajar bagi kapal tongkang berbadan lebar (stiff vessel). Hasil evaluasi sudut besar menggunakan kurva silang stabilitas (KN) menunjukkan bahwa seluruh parameter stabilitas termasuk luas area kurva 𝐺𝑍 dan lengan penegak maksimum (𝐺𝑍𝑚𝑎𝑘𝑠) sebesar 5,914 meter lolos serta jauh melampaui batas minimum standar keselamatan IMO MSC.267(85). Selain itu, dilakukan ekstraksi beban cair untuk menentukan profil kondisi kosong kapal (lightship), yang menghasilkan lightship displacement sebesar 4.378,109 ton dan lightship KG sebesar 8,750 meter. Data definitif ini menjadi acuan baku yang valid dalam penyusunan stability booklet guna menjamin keselamatan operasional kapal.

Description

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa FLF Barge Permata Borneo 1 memiliki kondisi stabilitas awal yang sangat tinggi dan memenuhi persyaratan keselamatan stabilitas kapal. Pada pelaksanaan inclining test menggunakan ballast cair, diperoleh koreksi Free Surface Effect sebesar 0,6176 m akibat adanya permukaan bebas pada tangki ballast. Setelah dilakukan koreksi tersebut, diperoleh posisi titik berat dan parameter stabilitas kapal yang lebih merepresentasikan kondisi aktual kapal. Nilai GM₀ sebesar 21,948 m menunjukkan bahwa kapal memiliki stabilitas awal yang sangat besar, yang sesuai dengan karakteristik geometrinya sebagai barge dengan bentuk badan kapal yang lebar. Hasil analisis kurva GZ juga menunjukkan luas area sebesar 1,561 m.rad pada rentang 0°–30° dan 3,178 m.rad pada rentang 0°–40°, dengan nilai GZ maksimum sebesar 5,914 m. Nilai-nilai tersebut memenuhi dan bahkan melampaui kriteria stabilitas berdasarkan IMO MSC.267(85) 2008 IS Code. Selanjutnya, setelah seluruh beban pengujian dan ballast dikeluarkan, diperoleh kondisi lightship dengan displacement sebesar 4.378,109 ton dan lightship KG sebesar 8,750 m. Parameter tersebut dapat digunakan sebagai data dasar dalam penyusunan Stability Booklet dan menjadi acuan dalam mengevaluasi kondisi stabilitas kapal pada tahap operasional selanjutnya.

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By