IDENTIFIKASI ZONA RAWAN BANJIR DI PULAU BATAM BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN METODE WEIGHTED OVERLAY

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
2Viewes
0Downloaded
2Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Nur, Rifda

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Pulau Batam dan memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, infrastruktur, serta pembangunan wilayah. curah hujan yang tinggi, ditambah dengan kondisi geografis dan perubahan penggunaan lahan, berkontribusi pada peningkatan risiko banjir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi zona rawan banjir di Pulau Batam sebagai dasar penyusunan strategi mitigasi dan perencanaan tata ruang yang lebih efektif Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi spasial yang mendukung upaya pengurangan risiko banjir di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode Weighted Overlay pada Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan tingkat kerawanan banjir di Pulau Batam dengan parameter banjir seperti kemiringan lereng, ketinggian lahan, jenis tanah, curah hujan, penggunaan lahan, dan buffer sungai. Kriteria daerah rawan banjir terdiri dari 3 kelas rendah, sedang, tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi banjir wilayah Pulau Batam didominasi kriteria kerawanan sedang 25820.0 ha. Selanjutnya kriteria rendah seluas 6124.9 ha, dan kriteria tinggi seluas daerah terkecil yaitu seluas 5662.7 ha. Hasil dari studi ini bisa berfungsi sebagai acuan dalam mitigasi daerah rawan banjir dapat diidentifikasi secara akurat, sehingga masyarakat dan pemerintah dapat bersiap menghadapi potensi bencana dengan lebih baik

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By