Peta Spasial Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Fasilitas Rumah Sakit Berbasis SIG Menggunakan Metode Weighted Overlay di Kota Batam (Studi Kasus: Pulau Batam)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
2Viewes
0Downloaded
2Accessed per month
1Countries

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat dan perkembangan ekonomi di Pulau Batam, yang merupakan pusat industri dan perdagangan, mendorong meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur kesehatan, terutama rumah sakit. Jika lokasi rumah sakit tidak dipilih secara strategis, ada risiko bahwa rumah sakit tersebut tidak dapat diakses dalam keadaan darurat dan bahwa fasilitas tersebut akan berlokasi di daerah yang rawan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi yang sesuai untuk fasilitas rumah sakit di batam menggunakan metode Weighted Overlay dan Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan sistem informasi geografis (SIG). Parameter yang dianalisis meliputi klasifikasi jalan, penggunaan lahan, risiko longsor, risiko banjir, kemiringan lereng (DEMNAS), kepadatan penduduk, Jarak rumah sakit dari TPA dan TPS, tingkat polusi, dan tingkat kebisingan. Sebagai hasil dari klasifi-kasi spasial, Pulau Batam dikategorikan ke dalam tingkat kesesuaian yang berbeda seperti Sangat Sesuai, Sesuai, Cukup Sesuai, dan Tidak Sesuai. Integrasi spasial multi-kriteria ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi objektif kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Dinas Kesehatan Kota Ba-tam dalam merencanakan fasilitas medis yang aman, strategis, dan berkelanjutan sesuai dengan peraturan tata kota yang berlaku.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By