Penjadwalan Flow Shop Pada Industri Manufaktur Menggunakan Metode Campbell Dudek Smith (CDS) untuk Meminimalkan Makespan

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
3Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Sinaga, Ricky Arnando

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan jasa manufaktur berbasis CNC Milling yang menerapkan sistem produksi flow shop dalam mengerjakan Job 105, 141, dan 143. Penelitian ini bertujuan menentukan urutan produksi paling terbaik pada sistem flow shop untuk meminimalkan makespan, serta mengkaji prosedur penjadwalan secara sistematis. Metode yang digunakan daalah Campbell Dudek Smith (CDS), pengembangan dari aturan johnson yang mampu menangani lebih dari dua mesin dengan membagi mesin menjadi dua kelompok kerja guna menentukan urutan job dengan makespan terkecil. Temuan penelitian mengungkap adanya empat iterasi dengan capaian makespan yang bervariasi: iterasi pertama menghasilkan 9.273 detik (urutan Job 105-141-143), iterasi kedua 8.978 detik (urutan Job 143-141-105), iterasi ketiga 9.052 detik (urutan Job 141-143-105), serta iterasi keempat kembali menghasilkan 9.273 detik (urutan Job 105-141-143). Nilai makespan paling rendah tercatat pada iterasi kedua, yakni 8.978 detik dengan urutan Job 143-Job 141-Job 105. Dapat disimpulkan bahwa urutan job yang dipilih berpengaruh besar terhadap besaran makespan yang tercapai, dan pendekatan CDS terbukti mampu menjadi acuan yang efektif dalam merancang jadwal produksi yang optimal, sehingga berkontribusi bagi PT XYZ dalam mendongkrak efisiensi proses produksi sekaligus menekan kemungkinan keterlambatan dalam memenuhi kebutuhan produksi.

Description

-

Citation

SAGE - NLM/Vancouver (brackets)

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By