PENERAPAN KOMBINASI EXPOSURE TERHADAP KUALITAS GERAK ANIMASI 3D STYLIZED

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Lumombo, Laura

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Animasi 3D secara umum dikenal mampu menghasilkan gerakan yang lebih halus dibandingkan animasi 2D, yang sering kali tampak patah-patah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul tren stylization di ranah animasi 3D, di mana produksi animasi 3D menerapkan estetika dan pola gerak animasi 2D. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam dan menerapkan kombinasi exposure (seperti on ones dan on twos) guna meningkatkan kualitas gerak pada animasi 3D stylized. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Hannafin & Peck, yang terdiri dari tahap analysis, design, dan implementation, serta evaluasi. Proses diawali dengan analisis frame-by-frame pada cuplikan film K-Pop Demon Hunters untuk mengetahui pola kombinasi exposure. Temuan tersebut kemudian diimplementasikan menggunakan aset free-rig melalui perangkat lunak Blender. Selanjutnya, evaluasi hasil animasi dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan animator profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan lambat atau lip-sync terbukti lebih optimal dan natural ketika menggunakan on twos. Sebaliknya, aksi cepat sangat membutuhkan on ones untuk menjaga stabilitas spacing serta memastikan pergerakan tetap terbaca. Penggunaan elemen tambahan seperti smear frames juga terbukti krusial guna meminimalisir efek strobing pada pergerakan ekstrem. Kesimpulannya, kombinasi exposure yang dinamis dipadukan dengan smear frames efektif membuat pergerakan animasi 3D stylized menjadi lebih fleksibel, tegas, dan tidak kaku.

Description

Citation

IEEE

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By