5Viewes
Analisis Weight Control Material Baja Pada Panel Main Deck Berdasarkan Perbandingan MTO Dan Berat Aktual Produksi Pada Proyek Pembangunan Kapal Tongkang 300 Feet
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
5Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Aruan, Liana Eva Yesika
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Pengendalian berat material baja (weight control) merupakan aspek penting dalam pembangunan kapal untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan material berdasarkan material take off (MTO) dengan penggunaan material aktual selama proses produksi. Perbedaan antara data MTO dan berat aktual berpotensi memengaruhi efisiensi material, biaya produksi, serta ketepatan pengendalian material. Penelitian ini bertujuan menghitung deviasi berat antara data MTO dan berat aktual hasil fabrikas panel main deck kapal tongkang 300 feet, mengevaluasi tingkat deviasi weight control, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya selisih berat material, serta menganalisis efisiensi penggunaan material menggunakan pendekatan nesting plan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data MTO dan data aktual produksi, perhitungan deviasi berat menggunakan metode persentase selisih, serta analisis nesting menggunakan perangkat lunak CypCut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deviasi total weight control sebesar 19,67%, melebihi batas toleransi ±10%, dengan deviasi tertinggi terjadi pada material AB 150 × 90 × 9 mm sebesar 100,05%. Faktor utama penyebab deviasi meliputi penambahan material akibat penyesuaian konstruksi di lapangan, cutting allowance, serta tambahan material pengelasan. Analisis nesting plan menunjukkan efisiensi material plate 12 mm sebesar 85,71% dengan waste 14,29%, sedangkan plate 14 mm memiliki efisiensi 49,87% dengan waste 50,13%. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh tujuan penelitian telah tercapai, yaitu berhasil menghitung deviasi berat material, mengevaluasi tingkat deviasi weight control, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab selisih berat material, serta menganalisis efisiensi penggunaan material melalui pendekatan nesting plan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deviasi berat material antara MTO dan berat aktual pada panel main deck masih melebihi batas toleransi yang ditetapkan.
Description
Keywords
Citation
IEEE
