2Viewes
Optimasi Jumlah Marine Airbag Pada Proses Peluncuran Kapal Berdasarkan Jarak antar Airbag dan Faktor Keamanan
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
2Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Arief, Ahmad
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Peluncuran kapal menggunakan marine airbag merupakan metode yang fleksibel dan efisien, namun rentan terhadap kegagalan struktural seperti tipping, dropping, maupun stern lift apabila perhitungan teknis tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi jumlah kebutuhan, menentukan jarak aman spasi longitudinal, memilih konfigurasi tata letak (layout), serta mengevaluasi faktor keamanan (Safety Factor / SF) pada peluncuran kapal Container Barge Voyager (berat 3.310 ton, LOA 110,49 m) menggunakan standar CB/T 3837-1998 dan ISO 14409:2011. Analisis dilakukan terhadap enam variasi jumlah airbag (14 hingga 24 unit, masing-masing dengan 4 unit cadangan). Hasil penelitian menunjukkan seluruh skenario memenuhi batas minimum SF≥1,2 (SF=1,50-3,06), namun hanya skenario 18 unit (spasi 5,61 m) dan 20 unit (spasi 4,85 m) yang memenuhi rentang jarak aman standar (4,42 m – 6,00 m). Konfigurasi tata letak yang paling tepat adalah Cross Over Arrangement karena memberikan distribusi beban yang merata pada lunas kapal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skenario 18 unit airbag (14 aktif + 4 cadangan) merupakan jumlah optimum terbaik dengan jarak spasi 5,61 m dan SF = 2,12. Meskipun skenario 20 unit juga memenuhi standar teknis (spasi 4,85 m dan SF = 2,43), skenario 18 unit direkomendasikan sebagai pilihan utama karena mampu menghemat pemakaian airbag hingga 25% dibandingkan praktik konservatif galangan (24 unit) tanpa mengorbankan keselamatan peluncuran.
Description
Citation
IEEE
