Pengaruh Persepsi Segmentation Fit, Targeting Relevance, dan Positioning Clarity terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Skintific di Shopee pada Gen Z Kota Batam

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Cahyani, Chintya Anjar Kusuma

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi segmentation fit, targeting relevance, dan positioning clarity terhadap keputusan pembelian produk skincare Skintific di Shopee pada Generasi Z Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 228 responden berusia 14–29 tahun yang berdomisili di Kota Batam dan pernah membeli Skintific melalui Shopee. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta bootstrap BCa 1.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentation fit, targeting relevance, dan positioning clarity berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 218,109 dan signifikansi <0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa 74,2% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh model, sedangkan 25,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kesesuaian produk, relevansi pemasaran, dan kejelasan posisi merek berperan penting dalam mendorong keputusan pembelian Skintific di Shopee.

Description

Penelitian ini bertujuan mengungkap fenomena Skintific yang tiba-tiba melesat jadi penguasa pasar skincare di Shopee, menggenggam market share 7,6 persen dan menggeser nama-nama lama seperti MS Glow serta Wardah dari posisi atas. Yang jadi pertanyaan besarnya, apa sebenarnya alasan di balik kesetiaan Gen Z Batam terus berbelanja produk ini lewat Shopee. Untuk menjawabnya, peneliti memakai tiga turunan konsep STP, Segmentation Fit, Targeting Relevance, dan Positioning Clarity, tapi dengan pendekatan yang agak berbeda dari kajian-kajian sebelumnya. Bukan dari sisi strategi perusahaan, melainkan dari apa yang benar-benar dirasakan konsumen sendiri. Nah, di titik itu letak kebaruan risetnya. Sebanyak 228 responden Gen Z usia 14 sampai 29 tahun yang pernah membeli Skintific di Shopee dilibatkan, lalu datanya diproses lewat regresi linear berganda dan dikoreksi menggunakan bootstrap BCa karena muncul gejala heteroskedastisitas pada dua variabel. Hasilnya lumayan meyakinkan. Ketiga variabel sama-sama terbukti berpengaruh positif dan signifikan, baik secara sendiri-sendiri maupun serentak, dengan Adjusted R Square mencapai 0,742, artinya hampir tiga perempat variasi keputusan pembelian sudah bisa dijelaskan oleh model ini. Segmentation Fit tampil sebagai faktor paling dominan, disusul Positioning Clarity, baru kemudian Targeting Relevance. Intinya, kecocokan produk dengan diri konsumen ternyata jauh lebih menentukan dibanding sekadar gencarnya promosi.

Citation

APA 6TH STYLE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By