40Viewes
Analisis Kekuatan Konstruksi Towing Hook Pada TugBoat 28 M Menggunakan Metode FEM
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
40Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Pranajaya, Bayu Setya
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Towing hook merupakan komponen penting pada kapal tugboat yang berfungsi sebagai penghubung gaya tarik saat
operasi penundaan, sehingga harus memiliki kekuatan yang memadai untuk menahan beban kerja sesuai persyaratan
Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan konstruksi towing hook pada
Tugboat 28 m menggunakan metode Finite Element Method (FEM) sebelum dan sesudah dilakukan modifikasi
berupa penambahan bracket dan stiffener, serta mengevaluasi batas pembebanan pada kondisi ekstrem berdasarkan
BKI Permissible Stress Criteria dengan tegangan izin sebesar 195,05 MPa dan BKI Material Strength Criteria
dengan kekuatan material sebesar 396,04 MPa. Analisis dilakukan menggunakan SolidWorks Simulation dengan
material ASTM A36 pada variasi pembebanan 4 ton, 7 ton, 12 ton, dan 15 ton. Hasil simulasi menunjukkan bahwa
modifikasi konstruksi mampu menurunkan tegangan Von Mises dari 40,483 MPa menjadi 35,027 MPa (4 ton),
71,329 MPa menjadi 61,017 MPa (7 ton), 122,274 MPa menjadi 104,443 MPa (12 ton), dan 151,817 MPa menjadi
130,554 MPa (15 ton). Nilai safety factor juga meningkat dari 6,18 menjadi 7,13, 3,50 menjadi 4,09, 2,04 menjadi
2,39, dan 1,65 menjadi 1,91. Pada kondisi pembebanan ekstrem, konstruksi masih memenuhi BKI Permissible Stress
Criteria hingga beban 18,5 ton dengan tegangan maksimum 195,01 MPa dan safety factor 1,29. Sementara itu,
berdasarkan BKI Material Strength Criteria sebesar 396,04 MPa, konstruksi masih berada di bawah batas kekuatan
material hingga pembebanan 37 ton dengan tegangan maksimum 390,02 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
modifikasi konstruksi towing hook efektif meningkatkan kekuatan struktur, memperbaiki distribusi tegangan, dan
meningkatkan tingkat keamanan sehingga memenuhi persyaratan kekuatan berdasarkan ketentuan BKI
Description
penelitian ini adalah untuk menentukan bagian kapal mana yang mengalami tegangan tertinggi karena
beban tarik yang bekerja selama proses towing. untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terhadap konstruksi
main deck. Dengan pendekatan ini, diharapkan simulasi numerik dapat memberikan hasil yang akurat dan konsisten
sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pengujian fisik.
Keywords
Citation
IEEE Reference Guide version 11.29.2023
