1Viewes
Pengaruh Variasi Temperatur Annealing terhadap Nilai Kekerasan Rockwell Baja AISI 1045
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Ritonga, Alfharizi Riznu
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Baja karbon sedang AISI 1045 banyak digunakan pada komponen permesinan struktural, namun tingkat kekerasan
awalnya yang tinggi sering menyulitkan proses pengerjaan lanjutan (machinability). Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh variasi temperatur perlakuan panas full annealing terhadap penurunan nilai kekerasan baja
AISI 1045. Metode penelitian dilakukan dengan memanaskan spesimen di dalam tungku (furnace) pada temperatur
800°C, 850°C, dan 900°C menggunakan holding time tunggal selama 90 menit, dilanjutkan dengan pendinginan
lambat di dalam tungku (furnace cooling). Pengujian kekerasan material diukur menggunakan metode Rockwell B
(HRB). Hasil pengujian menunjukkan bahwa full annealing secara konstan menurunkan kekerasan material dari
kondisi awal (raw material) sebesar 86,40 HRB. Nilai rata-rata kekerasan pasca-perlakuan turun berturut-turut
menjadi 75,76 HRB pada temperatur 800°C, 73,80 HRB pada temperatur 850°C, dan mencapai nilai terendah
sebesar 72,10 HRB pada temperatur 900°C. Ditinjau dari aspek metalurgi, penurunan kekerasan ini dipicu oleh
pelepasan tegangan dalam serta pertumbuhan butir ferit dan perlit yang melunak pada temperatur tinggi. Kesimpulan
penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur pemanasan berbanding lurus dengan tingkat pelunakan
material. Penurunan kekerasan ini secara teoritis berimplikasi positif terhadap peningkatan keuletan (ductility) dan
kemudahan permesinan baja AISI 1045 berdasarkan literatur metalurgi.
Description
Citation
IEEE
