Re-layout Sistem Utilitas (Power, LAN, CDA,Chilled Water dan Exhaust) pada Mesin Die Attach Clip.

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Hasibuan, Ricky Irwayan Syah Putra

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Mesin Die Attach Clip merupakan salah satu rangkaian mesin produksi dalam industri manufaktur semikonduktor, mesin ini berfungsi untuk menempatkan die dan clip dengan presisi tinggi ke leadframe serta memastikan ketebalan solder paste antara die ke die pad sesuai dalam keperluan produksi pada proses pembuatan micro chip. Dalam prosesnya lini ini terdiri atas empat komponen utama : die attach (DA), clip bonder (CB), reflow oven (RO), dan sistem penanganan Volatile Organic Coumpounds (VOC) berupa box filter untuk menangani uap kimia sisa pemanasan pada reflow oven, lalu udara yang sudah difilter disalurkan ke saluran pembuangan angin (exhaust). Dalam pengoprasian mesin die attach clip sangat memerlukan sistem utilitas yang baik, trunkline utilitas sebagai sumber daya listrik bagi mesin, jaringan local area network (LAN), compressed dry air (CDA) untuk mendukung sistem pneumatic pada mesin, chilled water atau sistem aliran air pendingin mesin dan exhaust sebagai jalur pembuangan gas sisa pada proses reflow oven. Penataan ulang (re-layout) sistem utilitas ini ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan area trunkline, meningkatkan keselamatan kerja, kemudahan akses dalam perawatan, meminimalkan penggunaan downtime dan memperhatikan kerapian dari utilitas pendukung. Dilakukannya re layout utilitas dimulai dengan indentifikasi masalah pada utilitas yang sudah ada, serta evaluasi dan diskusi antara tim maintenance dan engineer proses untuk menentukan keutuhan utilitas yang baru, hasilnya didapat perubahan jalur yang baru dengan pemanfaatan area dibelakang dan dibawah box filter VOC dan pengunaan cover box untuk utilitas pendukung seperti power, LAN dan CDA. Setelah re layout utilitas tercapai hasil yang diinginkan yaitu akses mudah dalam perawatan karena tersedianya jalur alternatif, eliminasi potensi bahaya, serta penurunan downtime sebesar 16 menit, data selisih diperoleh dari aplikasi pantauan mesin produksi perusahaan, yaitu dalam pantauan selama 6 minggu pengambilan data, adapun perbandingan nya diambil dengan 3 minggu sebelum dan 3 minggu sesudah dan yang terakhir tercapainya aspek kerapian mesin yang merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam profesionalitas area kerja.

Description

Citation

IEEE

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By