PREFERENSI PEMBAYARAN QRIS DALAM TRANSFORMASI GAYA HIDUP DIGITAL PENGGUNA DI BATAM KOTA

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
3Viewes
0Downloaded
3Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Sabriyono, Bayu

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Perkembangan pembayaran digital telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi sehari-hari, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Namun, meningkatnya penggunaan QRIS tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi pembayaran, tetapi juga berpotensi merefleksikan perubahan preferensi, rutinitas, relasi terhadap uang tunai, serta praktik pengelolaan transaksi dalam gaya hidup digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi pembayaran QRIS sebagai bagian dari transformasi gaya hidup digital pengguna di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 pengguna QRIS sebagai informan utama dan tiga merchant sebagai informan pendukung, serta observasi sebagai sumber triangulasi. Data dianalisis secara tematik melalui identifikasi unit makna, pengodean, kategorisasi, pengembangan subtema, perumusan tema, dan perbandingan antarkasus. Hasil penelitian menghasilkan tujuh tema utama yang menunjukkan bahwa QRIS mengalami pergeseran dari alternatif pembayaran menjadi praktik yang semakin diprioritaskan dan tertanam dalam rutinitas berbasis smartphone. Transformasi tersebut disertai reposisi uang tunai sebagai pembayaran cadangan, normalisasi QRIS dalam ekosistem sosial-komersial, ketergantungan terhadap infrastruktur digital, pembentukan kepercayaan adaptif, respons konsumsi yang heterogen, financial self-regulation, serta pemanfaatan jejak transaksi digital. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi yang paling konsisten terjadi pada cara pengguna membayar dan mengelola praktik transaksi sehari-hari, bukan pada peningkatan konsumsi. Temuan menekankan pentingnya digital payment literacy yang mencakup kemampuan verifikasi, recovery, monitoring, dan pengendalian finansial.

Description

Penelitian ini bertujuan bahwa transformasi yang paling konsisten terjadi pada cara pengguna membayar dan mengelola praktik transaksi sehari-hari, bukan pada peningkatan konsumsi. Temuan menekankan pentingnya digital payment literacy yang mencakup kemampuan verifikasi, recovery, monitoring, dan pengendalian finansial.

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By