Pengaruh Experiential Marketing dan Emotional Marketing Terhadap Customer Satisfaction Pada Konsumen Starbucks Stand-Alone Fanindo

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Marhamah

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Persaingan bisnis coffee shop tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas produk dan harga, tetapi juga pada kemampuan perusahaan menciptakan pengalaman konsumsi serta hubungan emosional dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh experiential marketing dan emotional marketing terhadap customer satisfaction pada konsumen Starbucks Coffee Stand-Alone Fanindo Batam. Penelitian merupakan replikasi parsial dari Fakhrurozi et al. (2025) dengan perubahan objek penelitian, ruang lingkup model, dan teknik analisis. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terhadap 150 konsumen yang dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta bootstrapping 5.000 resamples. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing memiliki korelasi bivariate positif dengan customer satisfaction (r=0,772), tetapi tidak menunjukkan kontribusi parsial yang signifikan ketika emotional marketing dikendalikan (β=-0,035; p=0,609; bootstrap p=0,582). Sebaliknya, emotional marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction (β=0,938; p<0,001). Model secara keseluruhan signifikan dengan Adjusted R² sebesar 0,822. Hasil replikasi menunjukkan bahwa hubungan emotional marketing terhadap customer satisfaction konsisten dengan penelitian sumber, sedangkan pengaruh parsial experiential marketing tidak tereplikasi pada penelitian ini.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By