Jurusan Teknik Mesin
Permanent URI for this communityhttps://repository.polibatam.ac.id/handle/PL029/1751
Browse
Item Pengaruh Tekanan Gas Oksigen dan LPG pada Proses Pemotongan Cutting Torch Pipa Carbon Steel 4 Inchi(hairi deswanto, 2025-03-05) Deswanto,hairi; Stefani Windy; hakim rahmanPenggunaan gas LPG dan oksigen sangat umum dalam proses pemotongan pipa dan plat menggunakan cutting torch. Kesalahan dimensi hasil akhir dalam proses pemotongan sering terjadi, dikarenakan tekanan gas yang tidak sesuai dengan dimensi benda yang dipotong. Untuk mengurangi kesalahan pemotongan menggunakan cutting torch dapat dilakukan dengan pengaturan tekanan gas potongaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan hasil terbaik tekanan gas oksigen dan LPG pada proses pemotongan cutting torch pipa carbon steel dengan diameter 4 inchi yang dilakukan sebanyak tiga kali dengan variasi 50 lb/in2 gas oksigen dan 50 lb/in2 LPG, 30 lb/in2 gas oksigen dan 70 lb/in2 LPG, 50 lb/in2 gas oksigen dan 30 lb/in2 LPG. Berdasarkan hasil pengujian tiga variasi tersebut, pemotongan mengggunakan variasi gas oksigen 30 lb/in2 dan gas LPG 50 lb/in2 lebih efektif, dikarenakan pemotongan dengan menggunakan variasi tersebut memiliki nilai rata rata pemotongan sebesar 49,71 mm dan penyusutan 2,29 mm. Sedangkan dibandingkan dengan pemotongan dengan gas oksigen 50 lb/in2 LPG 50 lb/in2 memiliki rata-rata pemotongan 47,08 mm dan penyusutan 4.92 mm, sedangkan tekanan gas oksigen 30 lb/in2, LPG 70 lb/in2 dengan rata-rata 45,07 mm 6,93 mm. Oleh karena itu tekanan gas yang efektif untuk melakukan pemotongan pipa carbon steel ukuran 4 inchi ketebalan 6.02 mm yaitu menggunakan tekanan gas oksigen 30 lb/in2 dan gas LPG 50 lb/in2.