Jurusan Teknik Mesin
Permanent URI for this communityhttps://repository.polibatam.ac.id/handle/PL029/1751
Browse
Item Optimasi Kebutuhan Pelat Baja Pada Fabrikasi Blok 03 Kapal 70m Menggunakan Modul Nesting Pada Software Turbonest.(Politeknik Negeri Batam, 2025-08-25) Harves Duha Harves Duha; Perkasa, Nanda VeryawanPembangunan kapal 70 meter tipe Anchor Handling Tug/Safety Standby Vessel merupakan kapal yang di buat menggunakan metode modular, yaitu pembangunan kapal yang di lakukan berdasarkan pembagian setiap bloknya untuk memudahkan dalam pengerjaannya.Salah satu blok yang merupakan hasil metode modular adalah blok 03. Tingginya kebutuhan pelat baja dalam blok ini perlunya strategi pemotongan yang tepat agar dapat mengurangi sisa material serta menekan biaya produksi.Salah satu metode yang terbukti sangat efisien dalam proses pemotongan pelat adalah penerapan perangkat lunak khusus untuk nesting, yakni TurboNest. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung pengoptimalan penggunaa baja pada blok 03 dengan menggunakan software turbonest. Perhitungan penggunaan pelat yang di gunakan di blok 03 serta analisis dari hasil penyusunan pelat baja yang di lakukan di turbonest di bagi menjadi 3 metode yaitu perbandingan efesiensi manual dan autonesting, metode nesting geometrik, dan metode pemanfaatan material.Perhitungan penggunaan pelat baja di blok ini menunjukkan bahwa pemanfaatan material mencapai 80%, menunjukkan bahwa sebagian besar pelat dapat dimanfaatkan secara efektif meskipun terdapat bentuk pelat yang kompleks seperti bentuk pelat yang tidak beraturan, terdapat lubang atau radius di pelat bajanya. Dengan efesiensi geometric mencapai 96.47%, menunjukkan bahwa peletakkan pelat baja ketika di susun di turbonest sangat tinggi tingkat kerapatannya.Kemudian penyusunan pelat dengan metode manual memberikan efesiensi lebih tinggi namun sedikit lama dari pada autonest yaitu dengan metode manual nest membutuhkan waktu 5 menit dengan efisiensi geometrik mencapai 96.73% sedangkan metode autonest membutuhkan waktu hanya 30 detik dengan efisiensi 92.73%. Dari hasil tersebut dapat di simpulkkan bahwa penggunaan turbonest dapat mengurangi pemborosan dan dapat meningkatkan produktivitas.