Analisis Pengendalian Kualitas Bahan Baku menggunakan Statistical Quality Control (SQC) pada perusahaan Manufaktur di Kota Batam

dc.contributor.advisorZuliarni, Sri
dc.contributor.authorSinaga, Trisia Merlin
dc.date.accessioned2026-08-26T04:17:14Z
dc.date.issued2026-08-06
dc.descriptionArtikel ini membahas analisis pengendalian kualitas bahan baku pada proses Incoming Quality Control (IQC) di perusahaan manufaktur di Kota Batam menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan Check Sheet, Diagram Pareto, P-Chart, dan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi jenis defect, mengevaluasi kestabilan proses, serta menganalisis faktor penyebab defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scratch, black dot, dirty, dan dented menjadi defect yang perlu diprioritaskan, sementara P-Chart menunjukkan masih terdapat titik pengamatan di luar batas kendali. Analisis Fishbone mengidentifikasi faktor bahan baku, manusia, metode, dan lingkungan sebagai penyebab defect. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas IQC, memperbaiki proses handling dan pengemasan, serta memperkuat koordinasi dengan supplier untuk mengurangi defect bahan baku.
dc.description.abstractPT XYZ Batam merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi peralatan rumah tangga elektrik dan menerapkan Incoming Quality Control (IQC) untuk memastikan kualitas bahan baku sebelum digunakan dalam proses produksi. Namun, hasil inspeksi masih menunjukkan adanya bahan baku incoming yang mengalami defect, terutama dari supplier PT ABC, sehingga berpotensi menyebabkan produk cacat, rework, dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian kualitas bahan baku pada proses IQC menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur dengan inspector, leader, senior leader IQC. Analisis dilakukan menggunakan empat alat SQC, yaitu check Sheet , Diagram Pareto, Peta Kendali p (P-Chart), dan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis defect, dengan scratch sebagai defect paling dominan. Diagram Pareto menunjukkan bahwa scratch, black dot, dirty, dan dented merupakan prioritas utama perbaikan. Hasil P-Chart menunjukkan proses pengendalian kualitas secara umum berada dalam batas kendali statistik, meskipun terdapat dua titik yang berada di luar batas kendali atas (Upper Control Limit). Analisis Fishbone menunjukkan bahwa defect scratch dipengaruhi oleh faktor bahan baku, manusia, metode, dan lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis sebagai dasar bagi perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas bahan baku serta memperkuat kerja sama dengan supplier dalam mengurangi terjadinya defect.
dc.identifier.citationAPA 6TH STYLE
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI63311#Administrasi Bisnis Terapan
dc.identifier.nidnNIDN0029018501
dc.identifier.nimNIM4122201071
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/6018
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectIncoming Quality Control
dc.subjectkualitas bahan baku
dc.subjectStatistical Quality Control
dc.subjectDiagram Pareto
dc.subjectP-Chart
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas Bahan Baku menggunakan Statistical Quality Control (SQC) pada perusahaan Manufaktur di Kota Batam
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4122201071_Artikel.pdf
Size:
664.92 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Borang_Publikasi.pdf
Size:
1.11 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Lembar_Pengesahan.pdf
Size:
293.83 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: