24Viewes
Pengaruh Kepuasan, Motivasi, dan Kedisiplinan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan di PT XYZ
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
24Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Wibowo, Nada Syifa Aura Grafilia
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Penelitian ini dilakukan karena pentingnya meningkatkan produktivitas karyawan dalam menghadapi
persaingan bisnis yang semakin dinamis, khususnya pada perusahaan distribusi yang menuntut efektivitas
dan efisiensi operasional. Produktivitas karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti
kepuasan, motivasi, dan kedisiplinan kerja yang masih menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara
harapan dan kondisi yang dirasakan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepuasan,
motivasi, dan kedisiplinan kerja terhadap produktivitas karyawan, baik secara parsial maupun simultan
dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan
kepada seluruh karyawan Head Office sebanyak 84 responden dengan menggunakan teknik sampling jenuh.
Analisis data dilakukan dengan menerapkan regresi linier berganda. Sebelum analisis tersebut dilakukan,
terlebih dahulu dilakukan pengujian instrumen, asumsi klasik, serta uji hipotesis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kedisiplinan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan
dengan koefisien regresi sebesar 0,327 dan nilai signifikansi sebesar 0,008 (< 0,05). Sebaliknya, kepuasan
kerja memiliki koefisien regresi sebesar 0,042 dengan nilai signifikansi 0,723 dan motivasi kerja memiliki
koefisien regresi sebesar -0,031 dengan nilai signifikansi 0,816 sehingga tidak berpengaruh positif dan
signifikan terhadap produktivitas karyawan. Selain itu, pengujian secara simultan menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,053, sehingga ketiga variabel secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan
terhadap produktivitas karyawan. Secara umum, temuan penelitian mengungkapkan bahwa kedisiplinan
kerja merupakan satu-satunya variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas
karyawan, sehingga diperlukan upaya peningkatan disiplin kerja secara berkelanjutan untuk mendukung
efektivitas dan produktivitas kerja karyawan.
