Pembuatan Video K3L Badan Pengusahaan Batam sebagai Media Informasi dengan Metode ADDIE di WTP Tembesi 230 LPS
Loading...
Date
Authors
Ginting, Stefan
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
This research discusses the development of a K3L (Safety, Health, and
Environment) informational video for the Batam Indonesia Free Trade Zone
Authority (BP Batam), using the ADDIE development model. The video was
created to enhance awareness and compliance with K3L protocols at the Water
Treatment Plant (WTP) Tembesi 230 LPS. The ADDIE method—consisting
of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation—was
applied systematically to produce an informative video tailored to workers'
needs. The results showed a significant increase in understanding of K3L
procedures, with a posttest improvement of 86.6%. The video also received
positive feedback in terms of visual quality, audio clarity, and educational
content. This study concludes that video-based media using the ADDIE model
can effectively increase safety awareness in industrial environments.
Description
enelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media informasi berupa video K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) yang digunakan oleh Badan Pengusahaan Batam, khususnya pada unit Water Treatment Plant (WTP) Tembesi 230 LPS. Video ini difungsikan sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman pekerja dan pihak terkait mengenai potensi bahaya, prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta langkah-langkah penanganan keadaan darurat di area kerja.
Pengembangan video dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Melalui model ini, proses perancangan dilakukan secara sistematis mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan konsep, produksi media, implementasi kepada pengguna, hingga evaluasi efektivitas media melalui uji ahli serta penilaian pengguna.
Penelitian ini juga memanfaatkan instrumen kuesioner pretest dan posttest guna mengukur peningkatan pengetahuan pengguna setelah menonton video yang dikembangkan. Hasil evaluasi diharapkan menunjukkan bahwa video K3L yang dihasilkan mampu menjadi media informasi yang efektif, komunikatif, serta mendukung upaya peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan BP Batam, khususnya pada fasilitas WTP Tembesi 230 LPS.
