11Viewes
Analisis Pengaruh Variasi Muatan terhadap Perubahan Draught pada Kapal Barge 330 Feet
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
11Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Triana, Erlin
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Kapal barge merupakan sarana transportasi muatan curah yang memiliki kapasitas angkut besar, sehingga perubahan jumlah muatan akan mempengaruhi nilai draught yang berkaitan dengan displacement kapal. Namun, penelitian mengenai pengaruh variasi muatan terhadap perubahan draught pada kapal barge masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi muatan terhadap perubahan draught, mengetahui hubungan antara persentase muatan dan draught, serta menganalisis nilai draught pada setiap variasi muatan terhadap draught maksimum yang digunakan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data utama kapal, lines plan, dan general arrangement. Pemodelan kapal dilakukan menggunakan Maxsurf Modeler, kemudian dianalisis menggunakan Maxsurf Stability melalui simulasi kondisi pembebanan 10%, 50%, 75%, 100% yang mengacu pada RINA Rules for Classification of Ships Part B Hull and Stability Chapter 3 Appendix 2. Hasil validasi model menunjukkan nilai error yang sangat kecil, yaitu 0% pada parameter Length Overall (LOA), Breadth, dan Draught maksimum, serta 0,066% pada depth dan 0,197% pada Displacement, sehingga model dinyatakan valid untuk proses simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan variasi muatan menyebabkan nilai draught meningkat secara bertahap dari 1,128 m, 2780 m, 3,751 m, hingga mencapai draught maksimum sebesar 4,688 meter yang ditetapkan sebagai batas maksimum pembebanan dalam penelitian berdasarkan hasil perhitungan freeboard sesuai ketentuan RINA, sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan pembebanan kapal barge untuk mendukung keselamatan operasional.
Description
Tugas akhir ini membahas analisis pengaruh variasi muatan terhadap perubahan draught pada kapal Barge 330 Feet. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola perubahan draught akibat peningkatan jumlah muatan, menganalisis hubungan antara persentase muatan dengan draught, serta mengevaluasi nilai draught terhadap batas maksimum yang digunakan dalam penelitian.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data utama kapal, lines plan, general arrangement, dan data draught survey. Pemodelan lambung kapal dilakukan menggunakan Maxsurf Modeler, kemudian simulasi pembebanan dilakukan menggunakan Maxsurf Stability pada kondisi low load (10%), half load (50%), partial load (75%), dan full load (100%) dengan asumsi kapal berada dalam kondisi even keel (trim = 0). Variasi pembebanan mengacu pada RINA Rules for Classification of Ships Part B Hull and Stability, Chapter 3, Appendix 2 mengenai loading conditions.
Hasil validasi menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kesesuaian yang baik terhadap data kapal, dengan error 0% pada LOA, Breadth, dan Draught maksimum, serta error 0,066% pada Depth dan 0,197% pada Displacement. Validasi terhadap data draught survey juga menunjukkan selisih displacement sebesar 2 ton atau 0,13%.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan muatan menyebabkan displacement dan draught meningkat secara bertahap. Pada muatan 10%, 50%, 75%, dan 100%, diperoleh nilai draught masing-masing sebesar 1,128 m, 2,780 m, 3,751 m, dan 4,688 m. Pada kondisi muatan 100%, kapal mencapai draught maksimum sebesar 4,688 m yang digunakan sebagai batas maksimum pembebanan dalam penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan langsung antara peningkatan muatan dengan perubahan draught kapal. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam perencanaan pembebanan kapal Barge 330 Feet dengan memperhatikan batas draught maksimum untuk mendukung keselamatan dan efisiensi operasional.
Keywords
Citation
IEEE
