Analisis Faktor Keterlambatan Steelwork Pada Proyek Ship Repair Menggunakan Metode Root Cause Analysis (RCA) Dan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA)

dc.contributor.advisorButar Butar, Hendra
dc.contributor.advisorSaputra, Hendra
dc.contributor.authorKusumanegara, Muhammad Dzikri
dc.date.accessioned2026-08-26T08:18:25Z
dc.date.issued2026-08-12
dc.description.abstractKeterlambatan pekerjaan steelwork pada proyek ship repair dapat memengaruhi jadwal penyelesaian proyek secara keseluruhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan serta menentukan prioritas risiko pada pekerjaan steelwork proyek ship repair kapal AHTS SK Carina di PT ASL Shipyard Indonesia. Metode yang digunakan adalah Root Cause Analysis (RCA) dengan pendekatan Fishbone Diagram dan 5 Whys untuk mengidentifikasi akar penyebab keterlambatan, serta Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat risiko berdasarkan parameter Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan selama kegiatan magang dan wawancara terhadap 17 responden yang terlibat langsung dalam pekerjaan steelwork. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan berlangsung selama 22 hari tersebut dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu tenaga kerja (man), material, peralatan (machine), metode kerja (method), dan lingkungan kerja (environment). Berdasarkan hasil analisis FMEA, faktor keterlambatan pengadaan material memiliki tingkat risiko tertinggi dengan nilai RPN sebesar 248, diikuti oleh keterbatasan area kerja dan kondisi cuaca dengan nilai 193, serta prosedur kerja yang belum terdokumentasi dengan jelas dengan nilai 171. Sementara itu, faktor koordinasi tenaga kerja memperoleh nilai RPN 67, sedangkan manajemen penggunaan peralatan memiliki nilai RPN terendah sebesar 34. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pengadaan material merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi keterlambatan pekerjaan steelwork. Oleh karena itu, upaya perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan pengelolaan pengadaan material, penguatan koordinasi tenaga kerja, penyusunan SOP yang lebih jelas, penjadwalan penggunaan peralatan, serta penataan area kerja yang lebih efektif untuk mengurangi risiko keterlambatan pada proyek ship repair berikutnya.
dc.identifier.citationIEEE
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI36305#Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan
dc.identifier.nidnNIDN0009118711
dc.identifier.nidnNIDN0029048902
dc.identifier.nimNIM4412201029
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/6113
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negri Batam
dc.subjectShip Repair
dc.subjectKeterlambatan Proyek
dc.subjectRoot Cause Analysis
dc.subjectFailure Mode and Effects Analysis
dc.subjectSteelwork.
dc.titleAnalisis Faktor Keterlambatan Steelwork Pada Proyek Ship Repair Menggunakan Metode Root Cause Analysis (RCA) Dan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA)
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 4 of 4
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4412201029_Laporan Tugas Akhir.pdf
Size:
779.19 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Lembar_Pengesahan.pdf
Size:
642.54 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Borang_Publikasi.pdf
Size:
223.07 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4412201029_Instrumen Penelitian.pdf
Size:
2.7 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: