ANALISIS PENERAPAN METODE JOB COSTING DALAM PENENTUAN HARGA PADA UMKM BANANA CAKE

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode job costing dalam penentuan harga jual pada UMKM Banana Cake di Kota Batam. Selama ini, penentuan harga jual dilakukan secara sederhana dengan mengikuti harga pasar pesaing tanpa memperhitungkan biaya produksi secara menyeluruh, sehingga perusahaan kesulitan mengetahui margin keuntungan aktual, terutama di tengah fluktuasi harga pisang sebagai bahan baku utama yang mencapai 8–12% per bulan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada Job BC-1224-01, yaitu produksi 250 pcs Bolu Pisang Original periode 10–12 Desember 2024, melalui wawancara dengan pemilik usaha serta analisis data biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Hasil penelitian menunjukkan total biaya produksi job tersebut sebesar Rp4.310.400 atau Rp17.242 per unit, dengan struktur biaya didominasi oleh bahan baku langsung (66,3%). Melalui metode cost plus pricing dengan target margin 35%, diperoleh harga jual yang direkomendasikan sebesar Rp23.300 per unit, lebih tinggi dan lebih terukur dibandingkan harga jual sebelumnya (Rp22.000 per unit) yang ditetapkan tanpa perhitungan harga pokok produksi yang akurat. Penerapan job costing terbukti memberikan informasi biaya yang lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan per batch produksi, sehingga membantu manajemen UMKM dalam mengambil keputusan penetapan harga jual yang lebih objektif di tengah volatilitas harga bahan baku.

Description

Book chapter ini membahas penerapan metode job costing (job order costing) sebagai solusi atas permasalahan penentuan harga jual pada UMKM Banana Cake, yang selama ini menetapkan harga secara sederhana tanpa perhitungan biaya produksi yang akurat. Dengan menggunakan studi kasus pada satu pekerjaan produksi aktual (Job BC-1224-01) periode Desember 2024, penulis menguraikan secara rinci komponen biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik, kemudian menghitung harga pokok produksi dan menetapkan harga jual melalui pendekatan cost plus pricing. Chapter ini juga menyajikan perbandingan kondisi penetapan harga sebelum dan sesudah penerapan job costing, serta memberikan rekomendasi praktis bagi UMKM sejenis dalam membangun sistem akuntansi biaya yang lebih andal di tengah fluktuasi harga bahan baku. Tulisan ini relevan bagi akademisi, mahasiswa akuntansi, pelaku UMKM, dan pembuat kebijakan yang tertarik pada penerapan akuntansi biaya dalam konteks usaha mikro dan kecil di Indonesia.

Citation

APA

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By